Rabu, 22 April 2026

Inilah 7 Geng Penjara Paling Berbahaya yang Ditakuti oleh Polisi di Dunia

Penjara adalah tempat yang dibuat untuk menghukum orang yang melakukan tindak kejahatan. Di tempat ini semua orang

Editor: Iwan Satriawan
Dok Tribunnews
Jeruji Besi 

BANGKAPOS.COM--Penjara adalah tempat yang dibuat untuk menghukum orang yang melakukan tindak kejahatan. Di tempat ini semua orang akan dibawa ke lingkungan baru yang katanya lebih baik.

Di Indonesia bahkan ada pembinaan agama, seni, dan keterampilan. Tujuannya agar saat keluar dari penjara mereka mampu mendapatkan pekerjaan dan menjadi pribadi yang lebih baik.

 Namun bagaimana dengan penjara yang memiliki geng mengerikan? Apakah para penghuninya bisa keluar dengan menjadi orang baik?

Atau justru menjadi seseorang jauh lebih jahat? Well, inilah 7 geng penjara paling berbahaya yang bahkan polisi saja takut mendekat.

1. Mara Salvatrucha (MS-13)

Mara Salvatrucha adalah sebuah geng penjara yang ada di El Salvador. Mereka menerapkan dua jenis komando kepada semua anggotanya.

Komando itu berupa “kontrol” dan “bunuh”. Artinya jika seseorang tidak bisa dikontrol lebih baik dibunuh agar tidak menyusahkan.

Saat ini MS-13 bekerja dengan kontrol dari dalam penjara. Mereka melakukan aksi brutal pada polisi yang menjaganya.

Selain itu mereka juga melakukan pembunuhan kepada pebisnis serta menjual narkoba. Saat ini anggota MS-13 mencapai 3.000 orang. Sebagian besar dari mereka masih berumur 18 tahun.

2. Texas Syndicate

Texas Syndicate adalah geng penjara yang dibuat sekitar tahun 70-an. Awalnya mereka terbentuk untuk melindungi orang-orang dari geng lainnya.

Namun lambat laun geng ini bertransformasi menjadi geng yang melakukan pembunuhan kepada orang-orang yang dianggap musuh.

Meski mengerikan, ternyata Texas Syndicate tidak pernah membunuh orang yang tidak tahu apa-apa. Meski demikian mereka memiliki sentimen negatif dengan polisi karena kerap menggagalkan aksi-aksinya.

Saat ini Texas Syndicate memiliki anggota sekitar 4.000 orang.

3. Dead Man Incorporated (DMI)

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved