Kamis, 14 Mei 2026

Melongok Sejarah Warkop DKI, Grup Lawak Legendaris yang Berawal Dari Camping Mapala UI

Empat Puluh Tiga tahun semenjak kelahirannya, lawakan group komedi lawas ini masih ampuh bikin kita tergelitik.

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
21cineplex.com
Warkop DKI Reborn 

Sedangkan Kasino dan Nanu memerankan sebagai anak pemilik warung. Kemudian, sekitar tahun 1976 Indro, mahasiswa Universitas Pancasila yang kampusnya kebetulan dekat dengan studio Prambors, diajak pula bergabung dengan memerankan peran Ubay anak angkat pemilik warung.

Kepopulerannya nggak hanya sebatas di radio saja. Warkop pertama kali ditanggap yaitu tahun 1976 oleh SMPN 9 untuk mengisi acara perpisahan.

Setelah itu mereka mulai banyak manggung di sekolah atau di kampus-kampus. Sejak manggung itulah Rudy Badil perlahan-lahan mengundurkan diri.

Alasannya sederhana, ia demam panggung. Tapi Badil tetap menjadi bagian dari Warkop sebagai salah satu konseptor di balik layar. Karena sebagai wartawan tentu dia lebih banyak berhadapan dengan masyarakat.

Tahun 1977 mereka tampil di TVRI dalam berbagai acara. Masa depan group mereka mulai tampak cerah. Apalagi nama Warkop Prambors sudah terasa mulai akrab di telinga masyarakat, khususnya kaum muda.

Setelah mengambil gelar (1978) barulah Kasino menentukan masa depan Warkop sebagai group yang profesional. Menghibur hingga ke pelosok dan terkadang ke luar negeri.

Sejak tahun 1980 sampai meninggalnya tiga personel, Nanu (pada 1983), Kasino (pada 1997), dan Dono (pada 2001), sudah membuat 34 film.

Dan, selama kurun waktu 30 tahun itu pula Warkop selalu hadir di bioskop dan layar kaca pada saat liburan hari raya. Mengajak kita untuk terus tertawa sebelum tertawa itu dilarang.(*)

Sumber: Hai
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved