ITCE 2106
Faisal Basri: Timah Jangan Hanya Diekspor Mentah Saja
saat ini timah diekspor ke berbagai negara dalam bentuk inggot atau timah balok lalu diolah oleh Jepang, Korea dan negara lain
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Hendra
Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Ekonom UI Faisal Basri mengingatkan agar komoditas timah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan bukan hanya diekspor mentah seperti yang terjadi selama ini.
Pernyataan ini diungkapkannya dalam pembukaan ITCE 2016 yang digelar ICDX di Sofitel Nusa Dua Bali, Senin (19/9).
"Jangan disekpor mentah-mentah agar ada peninggalan kita yang berarti. Sama seperti minyak itu dulu kita eksportir dan sekarang menjadi importir," ungkap Faisal Basri.
Ia menjelaskan, saat ini timah diekspor ke berbagai negara dalam bentuk inggot atau timah balok lalu diolah oleh Jepang, Korea dan negara lain dan selanjutnya di impor lagi oleh Indonesia.
"Dulu zamannya Dirut PT Timah pak Kuntoro itu dia pengen di Bangka Belitung dibangun industri pengolahan. Sayang ini tidak jadi," ujar Faisal.
Pada kesempatan tersebut, ia mengungkapkan saat ini ICDX menjadi market leader timah dunia dan market lainnya mengikuti ICDX.
"Ada dua market lain, jadi mereka follower ICDX," jelas Faisal.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pameran-timah-itce-bali_20160919_152922.jpg)