Pantai Siantu Terselubung Keunikan Lava Bantal
Pantai Tanjung Tinggi, Tanjung Kelayang, dan Pulau Lengkuas menjadi objek wisata unggulan setelah booming film laskar pelangi.
Penulis: Disa Aryandi | Editor: edwardi
Itu terbentuk dalam air ditengah-tengah samudera pada pematangan atau punggung tengan tempat kerak samudera dibentuk. Secara geologi, bebatuan yang ada di Belitung satu garis dari Bima, Belitung dan berbelok di Kalimantan sebagai ujungnya.
"Itu umurnya antara 200 sampai 300 juta tahun lalu. Nah yang menarik di Belitung itu ada bebatuan yang ada di Siantu. Bebatuan itu adalah indikasi Lava Bantal, nah Lava bantal ini adalah hasil bebatuan yang terbentuk dari hasil eruksi gunung api purba yang ada dibawah laut," kata Oki Oktariadi kepada Posbelitung.com, Rabu (21/9/2016).
Lambat laun, proses pembentukan batu itu setelah eruksi gunung api langsung masuk ke perairan laut, lantas secara proses membentuk bandal. Sehingga lambat laun menciptakan tumpukan, dan terangkat ke permukaan serta tersingkap di Siantu.
"Dari seluruh bebatuan yang ada di Belitung, Siantu ini yang sangat unik dan tidak diketemukan didaerah lain. Jadi kalau mau dikembangan menjadi warisan wisata geologi, Pulau Belitung cocoknya Siantu itu," jelas pencipta buku warisan geologi Pulau Belitung ini.
Keunikan lainnya bebatuan yang ada disiantu, kemas antar butir terdiri dari atas plagioklas, piroksin, dan mineral sekunder klorit, kalsit dan lempung dengen semen serta mengandung silika dan karbon. Distribusi sebagian besar menunjukkan sepanjang arah timur - barat, pada lebih dari 15 Km, sedangkan distribusi utara selatan hanya mencapai 1 KM.
"Keunikan yang diperlihatkan, dengan struktur lava bantalnya, menunjukkan tingkat warisan geologi berskala nasional. Lagi pula pesisir Siantu itu sangat indah, selain memiliki tebing-tebing, betuannya juga berwarna warni seperti hitam, merah, dan coklat," pungkasnya.