10 Pejabat Strategis Bulog Terlibat Kasus Penyimpangan Beras

Penyimpangan yang dilakukan oleh para pejabat Bulog beragam mulai memalsukan hasil timbangan beras hingga sengaja mengubah harga beli.

10 Pejabat Strategis Bulog Terlibat Kasus Penyimpangan Beras
Bangkapos.com/Dok
Ilustrasi: Beras raskin yang sudah tidak layak makan, ditemukan oleh perangkat Desa Sadai di gudang Pasar Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, MAGELANG - Sedikitnya 10 kasus dugaan penyimpangan dilakukan oleh pejabat Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog).

Saat ini, kasus tersebut sedang diproses oleh perusahaan pelat merah itu.

Direktur SDM dan Umum Perusahaan Perum Bulog, Wahyu Suparyono mengungkapkan bahwa 10 kasus itu rata-rata dilakukan oleh pejabat strategis lingkungan Perum Bulog, baik divisi pusat maupun regional.

"Saat ini sedang kami proses kasus itu dan jumlahnya lebih dari 10 (kasus). Kami mengusulkan untuk memberhentikan atau mengganti pejabat yang melakukan penyimpangan tersebut," kata Wahyu seusai melakukan kunjungan ke SMK Negeri 2 Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu (19/10/2016).

Wahyu menjelaskan, bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh para pejabat itu beragam.

Di antaranya adalah memalsukan hasil timbangan beras, sengaja mengubah harga pembelian pemerintah (HPP) dari petani dan dinaikkan secara sepihak. Lalu, kasus pembayaran raskin yang nunggak.

"Setoran raskin yang nunggak itu, harusnya uang raskin disetor ke Bulog tapi malah dipakai dulu. Ini penyimpangan dan harus diproses," tegasnya.

Kendati demikian, Wahyu enggan membeberkan identitas pejabat yang diduga terlibat dalam kasus-kasus tersebut.

Dia hanya berharap, para pejabat strategis Bulog mampu mencegah praktik-praktik kotor semacam itu.

Wahyu meminta kepada para pejabat di tingkat divisi pusat dan regional untuk bekerja sesuai standar operasionalnya (SOP).

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved