Kamis, 9 April 2026

Inilah Tanda Anda Kena Sihir atau Guna-guna dan Cara Pengobatannya

Menurut bahasa (etimologi), sihir berarti sesuatu yang halus dan tersembunyi. Ada beberapa macam jenis sihir, termasuk cara kerja, metode , media

jabar.tribunnews.com
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Di zaman serba digital dan modern ini diyakini masih ada sejumlah orang yang bersekutu dengan setan dan menggunakan sihir untuk tujuan tertentu.

Apa sihir itu mungkin banyak orang awam yang belum tahu, dikutip dari situs jadipintar.com, sihir berasal dari bahasa Arab "Sahara" yang artinya waktu antara gelap dan terang, dari turunan kata itu kita juga mengenal kata "sahur" yang artinya makan pada waktu hari masih gelap  (remang-remang) sampai menjelang fajar.

Menurut bahasa (etimologi), sihir berarti sesuatu yang halus dan tersembunyi. Ada beberapa macam jenis sihir, termasuk cara kerja, metode , media yang digunakan, semuanya berbeda-beda sesuai dengan maksud dan sasaran sihir tersebut.

Banyak istilah yang digunakan oleh para penyihir untuk mencelakakan korbannya. Antara lain: sihir, sikir, pelet dan gendam.

Namun yang termasuk sihir paling ganas atau sadis adalah tenung, santet, atau janges. Pada dasarnya, teluh, tenung, gendam, santet, serta guna-guna, selalu dikonotasikan sama, yaitu Ilmu Hitam.

Ia mempunyai kekuatan mencelakai atau membunuh. Hanya saja cara mempraktekkan, media, sarana, serta pengaruhnya berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.

Dalam prakteknya, dukun santet bisa menggunakan beberapa jenis bahan untuk disatukan sebagai media. Kemudian pencampuran dari berbagai benda tersebut dirapalkan sebuah mantera pemanggilan jin perewangan.

Sang dukun sebelumnya terlebih dahulu akan melakukan puasa selama tiga hari berturut-turut yang dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Jum'at atau sebaliknya.

Dengan demikian jin perewangan tersebut akan dapat dia kendalikan.....

 1. Beberapa Jenis Sihir dan Penjelasannya.

 Sihir Tenung. Inilah jenis sihir paling ganas, kobannya bisa muntah darah, perut sangat mulas, dan demam dengan tanpa sebab yang jelas (seperti gejala tipes).

Adapun yang disebut misa hitamadalah praktek penyihiran seorang dukun - biasanya berpakaian kumal - dengan cara-cara tertentu.

Prakteknya, si dukun duduk sambil mengucapkan mantra-mantra di tengah sesajen - berupa kemenyan utuh, candu, cermin - yang membentuk setengah lingkaran, kemudian menyuguhkan sesajen tersebut kepada ruh jahat, sambil mengutarakan maksudnya, yakni mencelakakan korban.

Bila ia menghendaki korabannya meninggal, maka kemenyan itu dihancurkannya menjadi butir-butir kecil yang dibungkus dengan kain putih, kemudian diikat mirip mayat.

Pada sihir jenges, teluh, atau santet, selain menggunakan syarat di atas juga ditambahkan benda-benda lain seperti : rambut, pecahan kaca, besi dan jarum dalam jumlah banyak yang disimpan dalam sesajen.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved