Selasa, 21 April 2026

Inilah Tanda Anda Kena Sihir atau Guna-guna dan Cara Pengobatannya

Menurut bahasa (etimologi), sihir berarti sesuatu yang halus dan tersembunyi. Ada beberapa macam jenis sihir, termasuk cara kerja, metode , media

jabar.tribunnews.com
ilustrasi 

Si dukun meminta kepada setan agar memasukkan benda-benda tersebut ke dalam tubuh korban. Jika permintaan itu terpenuhi, maka korban segera akan mendengar letusan di sekelilingnya, yang disusul dengan datangnya sakit atau kematian.

Cara lain, si dukun memasukkan sepotong kawat yang panjang ke dalam lengan atau kaki si korban, berharap agar korbannya segera lumpuh.

-Sihir 'Iyafah (Melepas Burung).

Sihir ini banyak dilakukan masyarakat jahiliyyah dengan bantuan burung. Caranya, burung yang ada di dalam sangkar dipaksa (dihardik) untuk segera terbang.

Jika burung terbangnya ke atas atau ke samping, ke kanan atau ke depan, maka itu suatu tanda bahwa rencana jahat yang dimaksud bakal berhasil.

Sebaliknya jika terbangnya ke bawah, ke kiri, dan ke belakang, itu berarti tanda kegagalan sebab itu niatnya harus diurungkan.

Rasulullah saw. pernah bersabda: "Tiada penularan penyakit kepada orang sehat, tiada burung penentu nasib baik dan buruk, tiada burung hantu pembawa malang, dan tiada burung elang (pembawa sial). [1].

-Sihir Thiyyarah (Suara Burung).

Jenis ini juga menggunakan burung, yakni dengan didengar suaranya. Bila mendengar suara burung hantu, diyakini pertanda bakal ada yang hamil; bila ayam jago berkokok di waktu Maghrib, tandanya bakal ada orang berbuat zina, dan masih banyak contoh-contoh yang hingga kini masih diyakini oleh orang Islam Indonesia.

Rasulullah saw. pernah bersabda: "Sesungguhnya ketka Nabi saw. mengatakan bahea ada orang yang masuk surga tanpa melalui hisab, maka (para sahabat) bertanya: 'Siapakah mereka itu, wahai Rasulullah ?' Jawab Nabi saw.:"mereka itu adalah orang-orang yang tidak menjadi peramal atau tidak datang memintu diramal, dan tidak pula menggunakan burung (untuk menentukan nasib)."[2].

-Sihir At-Tanjim (Ilmu Nujum).

Sihir ini sebenarnya bagian dari ilmu perbintangan (astronomi), yang diselewengkan ke dalam praktek mistik (ilmu Nujum).

Metodenya, seseorang mengambil petunjuk dari keadaan falak (peredaran bintang) sebagai pedoman atas segala kejadian di bumi ini, dengan tujuan dapat mengetahui berita-berita ghaib.

Islam mengharamkan praktik ilmu nujum karena bintang dan falaknya bukan untuk dijadikan alat petunjuk ghaib, tapi untuk mengatur perjalanan waktu: shalat, penanggalan, musim, arah dsb. yang berguna bagi umat manusia. Allah Ta'ala berfirman: وَعَلَـٰمَـٰتٍ۬‌ۚ وَبِٱلنَّجۡمِ هُمۡ يَہۡتَدُونَ "dan [Dia ciptakan] tanda-tanda [penunjuk jalan]. Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk." (Q.S. An-Nahl: 16).

 Rasulullah saw. bersabda:"Barangsiapa mengambil sepotong ilmu nujum, berarti ia mengambil sepotong ilmu sihir. Makin bertambah ilu (nujumnya), makin bertambah sihirnya." [3].

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved