Breaking News:

Ketua GNPF-MUI: Biaya Demo 4 November Lebih Rp 100 Miliar

Menurut Bachtiar, dana tersebut dari seluruh rakyat Indonesia yang menjadi donatur untuk digunakan sebagai penyedia dapur umum dan penunjang kesehatan

SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Aksi demo ribuan umat Islam di Palembang menuntut Gubernur DKI, Ahok, dipenjarakan karena dinilai telah menghina umat Islam, Jumat (14/10/2016). 

BANGKAPOS.COM - Demonstrasi kasus penistaan agama Ahok, Jumat (4/11/2016) akhir pekan ini diperkirakan akan menelan biaya hingga Rp 100 miliar.

Angka ini disampaikan oleh KH Bachtiar Nasir, selaku ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI)

Bachtiar menyampaikannyapada Konfrensi pers di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Baca: Ada Spanduk Penolakan, Ahok Bilang Saya Pengin Tahu, Sejauh Itukah Orang Benci Sama Ahok?

Baca: Peneliti Ini Sebut Pernyataan SBY Seperti Menyiram Minyak

Baca: SBY Turun Gunung Bahas Aksi 4 November, Wapres Justru Tak Khawatir

Baca: Ini Maklumat Kapolda Metro Jaya untuk Aksi 4 November

 

Menurut Bachtiar, total dana untuk demonstrasi kasus penistaan agama Ahok, Jumat (4/11/2016), mencapai Rp 100 miliar.

"Bukan hanya Rp 10 miliar, nyatanya, mungkin lebih Rp 100 miliar. Kami disubsidi lebih dari Rp 100 miliar," ungkap Bachtiar di hadapan awak media.

Baca: Kepala Pol PP Minta Anak Buahnya Cari Tukang Pijat yang Mau Telanjang dan Diajak Mesum

Menurut Bachtiar, dana tersebut berasal dari seluruh rakyat Indonesia yang menjadi donatur untuk digunakan sebagai penyedia dapur umum dan penunjang kesehatan.

"Jumlah massanya ada seratus ribu, tapi saat ini diperkirakan akan mencapai dua ratus ribu orang," ungkapnya.

GNPF -MUI yang menjadi pengerak aksi tersebut menuntut agar Gubernur DKI Basuki TjahJa Purnama ditangkap demi tegaknya supremasi hukum dan rasa keadilan dari kekecewaan terhadap pernyataannya.

Sumber: Warta Kota
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved