Anak SD Tawuran Pakai Senjata Tajam
Anak-anak SD Al Khotimah dan SDN Pekunden, Semarang, Jawa Tengah terlibat tawuran menggunakan senjata tajam.
“Mereka ngakunya untuk cari ikan. Tentu saja nanti akan kami inspeksi secara internal anak-anak yang membawa sajam itu,” tukasnya.
Tugaskan Psikolog
Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu berjanji akan menindaklanjuti kejadian tawuran anak-anak SD tersebut dengan menghadirkan psikolog.
Dalam kunjungan di SD Al Khotimah, Ita, sapaannya, sudah memanggil anak-anak yang kemungkinan terlibat tawuran dengan anak-anak SDN Pekunden dan membawa sajam.
Tetapi, dari dialog yang dilakukan, mereka tidak mengakui hal itu, termasuk terkait dengan senjata tajam (sajam) yang dibawa.
"Alasan mereka membawa gear adalah untuk mencari ikan. Mereka juga mengaku tidak membawa parang. Kami kan tidak bisa explore anak-anak ini, makanya kami akan tugaskan psikolog,” ujarnya.
Ita menyatakan, pemerintah secara paralel akan menghadirkan psikolog, baik di SD Al Khotimah maupun SDN Pekunden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tawuran_20161126_105838.jpg)