Selasa, 16 Juni 2026

Kereta Api Secepat Peluru Bisa Dibangun di Babel

Ibarat kata, kalau Bangka Belitung mau kereta api cepat Shinkansen (kereta api secepat ‘peluru’ Jepang), kita pun bisa bangun di Babel

Tayang:
Editor: edwardi
IST
Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc, ‘Country person’ industriawan Jepang untuk Indonesia (baju merah) tengah menjelaskan potensi perikanan laut, antara lain budaya ikan Baronang dan teripang, kepada tiga pakar dari Hitachi Ltd Services and Platforms Business Unit, Shintaro Ueno, Masahiko Ogata dan Yusuke Higaki (kordinator) ketika mengunjungi dan bermalam di Pulau Semujur, Bangka Tengah, Kamis (31/11/2016). 

BANGKA, BANGKAPOS.COM -- Ibarat kata, kalau Bangka Belitung mau kereta api cepat Shinkansen (kereta api secepat ‘peluru’ Jepang), kita pun bisa bangun di Babel.

Harapan ini disampaikan Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc, ‘country person’ industriawan Jepang untuk Indonesia.

Agus Hartoko menegaskan, industriawan dari Negara Mata Hari Terbit alias Jepang, serius akan menanamkan investasinya ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), hal itu bisa dilihat dari penunjukkan dirinya selaku “country person”, dan tiga pakar dari Hitachi Ltd, Services and Platforms Business Unit yang selama tiga hari berkunjung ke sejumlah tempat di Bangka Belitung.

Tiga pakar dari Jepang, Shintaro Ueno, Masahiko Ogata dan Yusuke Higaki (koordinator) yang didampingi Yovi Dzulhijjah R (Urban and Regional Development Institute, URDI, Indonesia) sebelum ke Babel, mengunjungi Sumatera Utara.

Di Babel, sebelum ke Bangka mereka terlebih dahulu ke Pulau Belitung. Di Bangka, mereka didampingi Prof Agus Hartoko menyelusuri Sungai Baturusa untuk meneliti kemungkinan mengembangkan wisata sungai serta memberikan sejumlah pelampung kepada nelayan setempat.

Menurut Agus Hartoko, kunjungan mereka ke Pulau Semujur, Bangka Tengah, untuk melihat secara langsung dan mendata sejumlah peluang untuk mengembangkan potensi perikanan (khususnya budidaya ikan dan sumberdaya laut) dan wisata bahari.

“Pulau Semujur sebagai salah satu contoh, sangat memungkinkan menjadi salah satu destinasi wisata bahari andalan, tentu dengan melibatkan penduduk setempat sebagai pelaku utamanya,” ujar Agus Hartoko yang adalah juga Wakil Rektor II Universitas Bangka Belitung (UBB) ini, Minggu (4/12/2016).

Sebagai tahap awal untuk mendorong penduduk setempat menjadikan rumah huniannya menjadi “homestay” bagi wisatawan yang kelak mengunjungi pulau dengan luas sekitar 57, 11 Ha ini, Agus Hartoko dan pihak Hitachi Ltd, Services and Platforms Business Unit, Jepang, dua kloset dan empat galon cat.

“Kita harapkan penduduk setempat menyediakan satu kamar khusus untuk wisatawan, dan kamar mandi yang tersedia air bersihnya. Tak perlu mewah, asal bersih wisatawan senang ‘kok’ meski tidur berlantai papan di rumah panggung nelayan,” ujar Agus Hartoko.

Dalam dialog dengan nelayan yang sekaligus penghuni Pulau Semujur, Kamis (31/11/2016) malam, Agus menjelaskan bila “homestay” baru telah terbangun, pihaknya selaku ‘country person’ industiawan Jepang di Indonesia akan menjadi operator dalam mendatangkan wisatawan Jepang ke Pulau Semujur.

“Sudah tentu pendapatan keluarga Bapak akan bertambah. Wisatawan membayar sewa kamar dan makan selama mengujungi Pulau Semujur. Makan dan minum kopi yang dibuat ibu-ibu nelayan serta keramahtamahan membuat wisatawan kerasan selama berada di pulau ini,” tukas Agus Hartoko.

Banyak aktivitas wisata yang bila dirancang dengan baik bisa mendatangkan penghasilan bagi nelayan. Agus mencontohkan, nelayan bisa menawarkan aktivitas memancing kepada wisatawan nantinya ke seputar bagan atau tempat lain di Pulau Semujur yang diketahui banyak ikannya.

“Usai memancing, wisatawan atau kelompok wisatawan bisa disediakan makanan yang dimasak di atas bagan, dan untuk semua jasa yang diberikan nelayan itu, wisatawan rela merogoh koceknya. Itu semua bagian dari upaya untuk meningkatkan pendapatan keluarga nelayan,” ujar Agus Hartoko.

Menanggapi bentuk dari peluang investasi yang akan dibenamkan industriawan Jepang ke Babel, Agus menegaskan, itu semua terpulang dari tanggapan atau kehendak dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Selaku ‘country person’, saya tentu akan lebih dahulu bertemu dengan Bappeda Babel dan mendapat informasi langsung apa yang menjadi “planning” pemprov dan pemerintah kabupaten-kota di sini,” tukas Agus Hartoko.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
Live
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved