Jumat, 5 Juni 2026

Veteran Senang PS Bangka Bisa Masuk Divisi Utama

PS Bangka berdiri pada tahun 1970 dan pada era 70an sempat berjaya dengan menembus delapan besar Kompetisi Perserikatan Indonesia.

Tayang:
Penulis: nurhayati | Editor: Hendra
Bangkapos/Nurhayati
Pengurus PS Bangka dr Yogi didampingi Ketua Askab Bangka Magrizan menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban ISCB kepada Kadispora Kabupaten Bangka Dalyan Amrie saat pada acara Saresehan Sepakbola Bangka Bersatu dengan tema Masa Depan PS Bangka Ditangan Kita Semua yang digelar Askab Bangka, Selasa (6/12/2016) di Gedung Wanita Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Veteran PS Bangka Sukamto (64) meminta pemain PS Bangka bisa mencontoh para pemain PS Bangka yang dulu dimana seharusnya PS Bangka sekarang harus lebih maju.

Menurutnya PS Bangka berdiri pada tahun 1970 dan pada era 70an sempat berjaya dengan menembus delapan besar Kompetisi Perserikatan Indonesia.

"Alangkah senang dan gembiranya. Kita sudah masuk devisi utama. Kami harapkan Askab, Bupati, Polres dan Dispora untuk bekerja dan bergerak," harap Sukamto pada acara Saresehan Sepakbola Bangka Bersatu dengan tema Masa Depan PS Bangka Ditangan Kita Semua yang digelar Askab Bangka, Selasa (6/12/2016) di Gedung Wanita Sungailiat.

Bahkan dulu lanjutnya para pemain PS Bangka langsung ditawari oleh Sutiyono untuk menjadi karyawan PT Timah Tbk.

"Saya harap pemain PS Bangka bisa jadi PNS atau dihonorkan jadi mereka tak memikirkan periuk nasi di rumah," saran Sukamto.

Sedangkan Pelatih PS Bangka Lapril meminta agar fasilitas Stadion Orom dibenahi.

Diakuinya pada tahun tahun 1970 Stadion Orom merupakan stadion dengan rumput terbaik di Indonesia dan banyak pemainnya dari tim sepakbola dari luar negeri yang bertanding di Stadion Orom.

Menurut Kadispora Kabupaten Bangka Dalyan Amrie, ia akan menyampaikan kepada bupati mengenai hasil saresehan ini termasuk usulan agar para pemain PS Bangka bisa menjadi honor Pemkab Bangka.

"Biasanya untuk atlet memang melalui dispora pengangkatannya jadi honor karena ini penting untuk kesejahteraan pemain agar mereka bisa fokus bermain," janji Dalian.

Sedangkan mengenai fasilitas Stadion Orom untuk merehab stadion, pihak Dispora Kabupaten Bangka sudah mengusulkan melalui Kemenpora agar bisa menganggarkan dana sebesar Rp 25 milyar untuk merehap stadion, podium, lapangan, termasuk tempat istirahat pemain, pelatih hingga ruang konfrensi pers.

"Dari kemenpora syarat harus ada club profesional. Club profesional PS Bangka sudah ada. Terkait dengan keuangan daerah tidak mungkin bisa dianggarkan, makanya nanti diajukan ulang lagi pengajuannya. Saya sudah ke deputi tetapi mandeg harus ada pihak orang dalam," ungkap Dalian.

Dia menyebutkan mengapa dibentuknya perusahaan (PT) yang menaungi PS Bangka karena persyaratan untuk menghadapi pertandingan profesional memang harus ada wadah atau manajemen untuk menyiapkan kompetisi.

Oleh karena itu didirikanlah perusahaan untuk mewadahi PS Bangka karena harus menyiapkan pertandingan, pengalangan dana dari sponsor dan lainnya.

"Ini demi kemajuan bersama kita jangan egois. Jangan merasa berhak untuk menjadi manajer PS Bangka. Hargailah sejarah," harap Dalian.

Lanjutnya Pemkab Bangka mengharapkan agar diutama sisi positif supaya PS Bangka bisa berkiprah dan kembali berjaya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved