Sabtu, 16 Mei 2026

Jasad Membatu Bergelimpangan Jadi Saksi Sejarah Kota Maksiat

Kota Pompeii hilang karena tertimbun debu Gunung Vesuvius hingga akhirnya ditemukan 1.600 tahun kemudian.

Tayang:
Editor: fitriadi
alumni.cam.ac.uk
Warga Pompeii yang tewas membatu akibat letusan Gunung Vesuvius. 

BANGKAPOS.COM - Jika Anda traveler penggila sejarah, tak ada salahnya berkunjung ke Kota Pompeii.

Kota ini ada pada zaman Romawi kuno dan kini telah menjadi puing dekat Kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia.

Baca: 5 Gempa Terdahsyat Sepanjang Sejarah Dunia

Baca: 9 Fakta Gempa dan Tsunami Aceh yang Menakutkan

Kota megah nan kaya ini terkena semburan gunung berapi Vesuvius pada 79 Masehi, yang meluluhlantakkan kota ini dalam waktu singkat.

http://www.aroundrometours.com/img/blog/pompeii3.jpg

Ilustrasi (aroundrometours.com)

Dilansir TribunTravel.com dari wikipedia, kota ini hilang karena tertimbun debu Gunung Vesuvius hingga akhirnya ditemukan 1.600 tahun kemudian.

Baca: Turun dari Taksi, Model yang Pernah Buka Baju di Kantor Polisi Ini Berteriak Seperti Orang Stres

Kota Pompeii ditemukan kembali pada tahun 1748 dengan penggalian besar-besaran hingga akhirnya tahu kehidupan kota di puncak Kekaisaran Romawi itu.

Penggalian arkeologis ini berhasil mengungkap sesuatu yang mengerikan terjadi di kota ini.

Baca: Siapa Sangka Afifa Syahira Pernah Digituin’ Kakak Iparnya Sebelum Dinikahi Produser

Tubuh-tubuh manusia yang telah menjadi batu ditemukan dengan berbagai pose, ada pula sosok manusia seperti hendak menyelamatkan diri.

http://cdn2.tstatic.net/lampung/foto/bank/images/warga-pompeii-yang-tewas_20161208_194014.jpg

Warga Pompeii yang tewas membatu akibat letusan Gunung Vesuvius. (alumni.cam.ac.uk)

Wajah ketakutan dan keputusasaan terlihat jelas pada jasad dalam balutan abu vulkanik dan lava yang telah mengeras.

Berbagai barang yang mereka kenakan juga mengungkap identitas mereka di masa lalu, misalnya saja bangsawan ditemukan menggunakan perhiasan, sedangkan budak ditemukan menggunakan gelang besi di pergelangan kaki.

Baca: 3 Pasang Muda Mudi Mesum di Homestay

Ketika letusan terjadi, diperkirakan 2.000 penduduk Kota Pompeii tewas seketika.

Malapetaka itu terjadi dalam waktu yang sangat mendadak sehingga menghabiskan seluruh warga Pompeii.

Mirisnya lagi, banyak ditemukan wanita-wanita yang diduga bekerja sebagai wanita penghibur.

Baca: Wow, Aktor India Ini Malah Pamer Kemesraan dengan Wanita Indonesia

Organ-organ kemaluan pria dalam ukuran asli digantung di pintu-pintu rumah bordil tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved