Senin, 27 April 2026

Jika Wanita Tak Perawan Lagi Bokongnya Melorot, Benarkah?

Mitos tentang wanita yang sudah berhubungan seksual pantatnya akan terlihat melorot atau menurun selalu jadi pembicaraan.

SHUTTERSTOCK
Khloe dan Kim Kardashian percaya diri dengan bentuk bokong yang besar 

Namun perlu Anda ketahui bahwa terdapat dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:

1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan

2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali.

Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar.

Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi.

Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen. Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.

Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan.

Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh. Himen perempuan seperti ini disebut himen elastis.

Jadi, mengenai ciri wanita yang tidak perawan, tidak ada perbedaan secara fisik.(*)

 
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved