Jumat, 10 April 2026

Cak Imin Sedih Sepupunya Jadi Korban Terbakarnya KM Zahro Express

Sepupu Cak Imin turut menjadi korban tragedi kapal penumpang Zahro Express dengan tujuan Pulau Tidung.

Editor: fitriadi
Warta Kota/henry lopulalan
Bangkai kapal motor Zahro Express yang terbakar bersandar di dermaga Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (1/1/2017). Kapal tersebut mengalami kebakaran saat berada di laut pada jarak 1 mil sebelah Barat Muara Angke dengan 23 orang tewas. Warta Kota/henry lopulalan 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sangat sedih dan terpukul atas musibah terbakarnya KM Zahro Express.

Cak Imin demikian sapaannya, mengungkapkan kesedihannya dalam akun twitternya @cakiminpkb, Senin (2/1/2017) siang.

Baca: Bak Film Titanic, Ibu Merelakan Nyawanya Demi Sang Putri

Karena sepupu Cak Imin turut menjadi korban tragedi kapal penumpang Zahro Express dengan tujuan Pulau Tidung, yang terbakar pada Minggu (1/1/2017) pagi di perairan Pulau Untung Jawa.

"Sangat sedih dan terpukul dg musibah Kapal Zahro Express yang terbakar di Muara Angke pada 1/1/2017."

"1 (satu) keluarga korban adalah sepupu saya," tulis Cak Imin sembari mengubah foto profilnya menjadi warna hitam, sebagai tanda duka.

Baca: Jackson Tewas Meloncat ke Laut Lepas Usai Berikan Pelampungnya kepada Ibu Hamil

Dalam cuitannya, Cak Imin juga menyampaikan ia dan keluarga akan menuntut semua pihak yang bertanggung jawab yang teledor atas peristiwa sedih ini.

Cak Imin pun mendorong anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membentuk tim atau Panitia Khusus (Pansus) untuk mencari tahu atau mengungkap penyebab utama kejadian awal tahun 2-017 ini.

"Tolong DPR membentuk tim atau pansus agar dapat diketahui penyebab utamanya keteledoran ini, dan tidak boleh terulang kembali #safetyfirst," ujar Cak Imin.

Baca: Sadis! Ibu dan Anak Dicekik, Dikarungi Lalu Dibenam ke Dalam Lumpur

Sementara itu Ketua DPR Setya Novanto meminta publik menunggu hasil investigasi Kepolisian, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Badan SAR Nasional (Basarnas) terkait penyebab terbakarnya Kapal Motor (KM) Zahro Express.

Dia mendesak publik agar tidak berspekulasi soal pemicu terbakarnya kapal yang menewaskan lebih dari 20 orang tersebut.

"Segala informasi yang beredar harus menanti investigasi obyektif. Tidak mengedepankan sakwa sangka dan praduga-praduga yang kontraproduktif," kata Novanto melalui keterangan tertulis, Selasa (3/1/2017).

Baca: 10 Kasus Pembunuhan Sadis Gegerkan Indonesia

Ia mengajak publik untuk lebih fokus kepada para korban peristiwa tersebut dan agar peristiwa serupa tak lagi terulang.

Sebagai pimpinan DPR, ia juga akan mendorong Komisi V sebagai mitra kerja Kementerian Perhubungan untuk membahas persoalan ini dengan pemerintah untuk mencari solusi pada dunia pelayaran.

Dalam kesempatan itu, Novanto juga menyampaikan duka cita mendalam atas kasus tersebut.

"Semoga seluruh korban yang tewas diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman dan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini," kata Ketua Umum Partai Golkar itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved