Senin, 13 April 2026

Sudah 3 Warga Bangka Tewas Diterkam Buaya, Inilah Tips Menghadapi Serangan Buaya

Sejak awal Januari 2017 sudah tercatat sudah lima kali serangan buaya di wilayah Pulau Bangka.

Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Iwan Satriawan
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM--Sejak awal Januari 2017 sudah tercatat sudah lima kali serangan buaya di wilayah Pulau Bangka.

Dua korban serangan buaya berhasil selamat sementara tiga orang lainnya tewas akibat keganasan Buaya Muara.

Baca: Giliran Buaya Pejem Mengganas, Miliguan Tewas Diterkam Buaya Saat Memukat Ikan

Masda (20) remaja yang berprofesi sebagai penailing timah, tewas diterkam buaya di sungai Aek Sengok, Desa Telak, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Senin (2/1/2/2016) malam.

Buaya sepanjang 4 meter, lebar 63 cm, berat sekitar 350 kg, tangkapan pawang Mang Syarif dipajang di plataran lapangan bola Desa Kimak Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Minggu (27/11/2016) malam.
Buaya sepanjang 4 meter, lebar 63 cm, berat sekitar 350 kg, tangkapan pawang Mang Syarif dipajang di plataran lapangan bola Desa Kimak Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Minggu (27/11/2016) malam.

Nyawa Masda tak terselamatkan setelah reptil buas tersebut menyeretnya hingga ke dasar sungai Aek Sengok.

Baca: Seminggu Menghilang, ABG Perempuan Diduga Diculik dan Dicabuli Wanita Lesbian

Saat ditemukan, bujangan 20 tahun itu telah merenggang nyawa di dasar sungai.

Sementara pada Kamis (5/1/2017) Ardiansyah, warga Kampung Padang, Kecamatan Toboali digigit buaya laut di perairan Kelurahan Tanjung Ketapang saat sedang menjaring udang.

Selang sehari kemudian pada hari Jumat (6/1/2017) Ngalimun (60), warga Dusun Mempunai, Desa Serdang Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan tewas akibat terkaman buaya di perairan dusun Mempunai, Jumat (6/1/2017) sekitar pukul 06.00 WIB.

Selanjutnya Muldi (34) pekerja Tambang Inkonvensional (TI) menjadi sasaran reptil bertaring tajam tersebut, Kamis (12/1/2017) sore.

Beruntung, warga Desa Telak itu berhasil lolos dan melepaskan diri dari gigitan sang reptil. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada bagian pergelangan kaki sebelah kanan.

Terakhir Miliguan (41), ditemukan sudah mengapung dan tak bernyawa lagi, akibat diterkam buaya di pantai Mendulang desa setempat, Senin (16/1/2017).

Serangan buaya itu terjadi Senin (16/1/ 2017) sekitar pukul 16.30 WIB, saat korban bersama rekannya Tatang (30) warga Dusun Lubuk Lesung dan Apat (36) warga Dusun Pejem desa setempat, sedang muket (menjala) ikan di pantai tersebut.

Ketika sedang mukat di pantai Mendulang, Miliguan tiba-tiba digigit buaya dibagian perut pas tulang rusuk sebelah kanan.

Seketika itu korban langsung tenggelam diseret buaya.

Tatang dan Apat yang menyaksikan kejadian tersebut, tak bisa berbuat banyak.

Tatang lalu memberitahukan ke warga sekitar, tentang kejadian yang dialami Miliguan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved