Senin, 11 Mei 2026

Sudah 3 Warga Bangka Tewas Diterkam Buaya, Inilah Tips Menghadapi Serangan Buaya

Sejak awal Januari 2017 sudah tercatat sudah lima kali serangan buaya di wilayah Pulau Bangka.

Tayang:
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Iwan Satriawan
net
Ilustrasi 

Tatang dan warga, hanya bisa menunggu di pantai.

Sekitar satu jam kemudian, tubuh Miliguan timbul dan mengapung di pantai dekat muara sungai setempat, yakni tempat dia diterkam buaya.

Berbagai jenis buaya (alligator, buaya “biasa”, caiman, dan anggota-anggota keluarganya yang lain) menewaskan ratusan orang setiap tahunnya.

Di Pulau Bangka sendiri setiap tahun ada saja laporan warga yang tewas diterkam buaya muara yang memang sejak duku banyak hidup di sungai-sungai yang ada di Pulau Bangka.

Buaya biasanya tidak memakan manusia, tetapi fakta membuktikan bahwa buaya memakan apa saja yang ada di hadapannya.

Buaya juga sangat mempertahankan wilayahnya, terutama saat musim kawin.

Cara terbaik untuk tetap aman dalam habitat buaya adalah memberikan ruang pada hewan ini dan selalu berhati-hati jika berada di dekat perairan tempat hidupnya.

Saat diserang, Anda mungkin dapat bertahan jika melawan dengan strategi yang tepat.

 Berikut tips menghindari dan bertahan dari serangan buaya di alam liar dikutip dari Wikihow.com:

Ketahui dan hindari tempat-tempat buaya itu hidup.

Cara pasti untuk bertahan hidup dari serangan buaya atau alligatoradalah tidak bertemu dengan hewan ini sama sekali. Buaya tinggal di daerah-daerah tropis Afrika, Asia, Amerika dan Australia, dan tergantung pada jenisnya, buaya dapat hidup di air tawar dan juga di air asin.

Jika Anda tinggal di atau mengunjungi daerah tropis, tanyakan kepada penduduk dan petugas setempat yang berwenang mengenai keberadaan buaya, alligator, atau caiman sebelum mengunjungi lokasi-lokasi perairan di daerah tersebut.

Perhatikan peringatan yang ada di tempat-tempat yang rawan buaya dengan serius.
Jangan pernah berenang di luar area yang ditentukan, apalagi jika lokasi tersebut dikenal rawan buaya. Sebaliknya, jika tempat tersebut berpotensi menjadi tempat berenang dan tidak terdapat tanda larangan, jangan juga langsung berasumsi bahwa tempat itu aman.
Menariknya, hampir 95% serangan buaya di Australia bagian utara menelan korban di kalangan penduduk setempat. Jangan merasa Anda sudah terbiasa dan akhirnya sembarangan mempertimbangkan atau memutuskan, lalu membahayakan diri sendiri dengan tetap berada di daerah tersebut.

Waspadai dengan cermat jika Anda sedang berada di sekitar perairan tempat buaya hidup.

Lebih dari 90% serangan buaya terjadi di dekat perairan dan Anda harus sangat berhati-hati demi menghindari buaya.
Buaya biasanya hidup dan berenang dengan lambat di perairan yang mengandung banyak lumpur dan tumbuhan, dan sering ditemukan di rawa-rawa.
Buaya juga dapat saja berada di danau, empang, sungai, muara sungai, terowongan air buatan manusia, dan kolam renang yang jarang/tidak digunakan. Buaya air asin juga dapat ditemukan di pantai, dan bahkan dapat menyeberangi lautan!

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved