Pelantikan Donald Trump Diwarnai Unjuk Rasa dan Bagi-bagi 4.200 Linting Ganja
Para pengunjuk rasa juga meneriakkan kata-kata yang menunjukkan ketidaksukaan mereka terhadap Trump.
BANGKAPOS.COM, WASHINGTON DC - Gedung Capitol di Washinton DC, tempat Presiden terpilih AS, Donald Trump, dan wakilnya, Mike Pence, dilantik dikepung oleh gelombang unjuk rasa berbagai kelompok masyarakat, Jumat (20/1/2017).
Baca: Jadi Presiden, Inilah Nilai Gaji Trump Serta Uang Hiburan dan Fasilitas Mewah, Jokowi?
Para aktivis liberal penentang Trump terlibat bentrok dengan polisi.
Beberapa pengunjuk rasa bahkan memecahkan kaca bangunan di sekitar mereka, seperti terlihat dalam siaran langsung CNN.
Baca: Sempat Viral di Facebook, Begini Kondisi TKW Asal Karawang yang Ditampar Sang Majikan di Oman
Para pengunjuk rasa juga meneriakkan kata-kata yang menunjukkan ketidaksukaan mereka terhadap Trump.
Baca: Kaum Hawa, Begini Caranya Agar Tetap Cantik Setiap Hari
CNN
Tempat upacara pelantikan presiden terpilih AS, Donald Trump dan wakilnya Mike Pence, di Gedung Capitol, Washington DC.
Sekelompok demonstran berusaha menghadang para pendukung Trump yang akan menghadiri upacara inaugurasi tokoh Partai Republik itu sebagai presiden.
Sebanyak 800.000-900.000 orang diperkirakan menyaksikan upacara pelantikan di lapangan rumput National Mall, yang menghadap ke Gedung Capitol, tempat Trump dilantik.
Baca: Hary Tanoe Dapat Undangan Khusus dari Donald Trump, Jokowi Kok Tak Diundang
Kehadiran mereka antara lain karena memang sengaja untuk menyaksikan jalannya upacara pelantikan, sementara sebagian lain untuk melakukan aksi unjuk rasa menentang dan menolak pelantikan Trump.
Massa juga diperkirakan akan memadati rute parade di sepanjang Pennsylvania Avenue menuju Gedung Putih dan berbagai titik lokasi lainnya di pusat kota Washington DC.
Kantor berita Reuters melaporkan, demonstran antara lain diorganisasi oleh sebuah kelompok bernama Disrupt J20.
Mereka saling berpegangan tangan di salah satu titik pemeriksaan keamanan yang mengarah ke wilayah tempat menonton upacara.
Beberapa di antara mereka diusir petugas antihuru-hara yang mengenakan topi dan rompi baja. Para penembak jitu (sniper) telah ditempatkan di gedung-gedung sekitar lokasi pelantikan.
Baca: 11 Wanita Cantik Ini Mengaku Jadi Korban Mesum Donald Trump
Aktivis Alli McCracken (28) mengatakan, kelompok Disrupt J20 berharap menutup titik pemeriksaan tersebut sebagai pesan atas ketidaknyamanan mereka atas komentar-komentar kontroversial Trump menyangkut perempuan, imigran ilegal, dan Muslim.
Protes terbesar yang diperkirakan muncul digelar oleh ANSWER Coalition. Kelompok itu diperkirakan akan membawa ribuan orang ke US Navy Memorial dan di sepanjang rute parade.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/donald-trump_20170121_054517.jpg)