Senin, 4 Mei 2026

Belum Sempat Keluarkan Golok, Kurir Ganja Terkapar Didor Polisi

Paket ganja tersebut sempat dikirim ke alamat yang tertera di paket, namun petugas pos tidak berhasil menemukannya

Tayang:
Editor: Hendra
TRIBUN LAMPUNG/WAKOS REZA GAUTAMA
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono merilis barang bukti 23 paket ganja dari Binjai, Sumatera Utara, di Polresta Bandar Lampung, Jumat (10/2/2017). TRIBUN LAMPUNG/WAKOS REZA GAUTAMA 

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Wakos Gautama

BANGKAPOS.COM, LAMPUNG - Sebanyak 23 paket besar ganja yang ditemukan di kantor Pos Pahoman, Telungbetung Utara, Bandar Lampung, berasal dari Binjai, Sumatera Utara.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono menjelaskan pengirim 23 paket ganja tersebut menggunakan alamat palsu ke alamat tujuan. 

Paket ganja tersebut sempat dikirim ke alamat yang tertera di paket, namun petugas pos tidak berhasil menemukannya. Akhirnya paket tersebut ditaruh di gudang kantor pos.

Baca: Duel Dua Saudara Rebutan Rumah, Satu Tewas Satu Luka-luka

Petugas pos curiga dengan isi paket karena tidak juga ada yang mengambil. Akhirnya petugas menghubungi aparat kepolisian.

Saat dibuka, baru diketahui paket itu berisi ganja pada Senin (6/2/2017). Tiga hari kemudian, baru datang tersangka Feri mengambil 23 paket ganja tersebut. Polisi sudah mengincarnya.

Baca: Kaget Dengar Pengakuan Bocah 11 Tahun Ini, Pernah Diajak Layani Pria Paruh Baya di kamar Mandi

Murbani mengatakan, jaringan ini sengaja memberikan alamat palsu agar tidak mudah terlacak polisi.

"Mereka sengaja pakai alamat palsu sehingga nanti paket itu akan diambil oleh kurir di kantor pos," ujar Murbani, Jumat (10/2/2017).

Polisi menduga pengiriman ganja melalui jasa pos ini sudah sering.

Baca: Bocah Ingusan Pacaran Ngomong di WA Kayak Orang Dewasa, Bikin Orangtua Khawatir

Pihaknya akan bekerjasama dengan jasa pelayanan pengantaran barang untuk mencegah penyelundupan narkoba lewat pos.

Ditembak Mati

Feri hanyalah orang suruhan yang mengambil paket 23 ganja tersebut. Hasil penyelidikan terhadap Feri, polisi mengantongi nama pemilik paket tersebut, yakni Dadang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved