Pembunuh Sadis dengan Gagang Cangkul Divonis Mati, Ini Komentar Mensos Khofifah

"Vonis yang dijatuhkan oleh hakim memberikan kepastian hukum perlindungan terhadap perempuan dan anak..." kata Khofifah.

Pembunuh Sadis dengan Gagang Cangkul Divonis Mati, Ini Komentar Mensos Khofifah
Capture Youtube
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Eno Fariah di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten dengan dua orang terdakwa berlangsung haru. Dalam persidangan ini, majelis hakim memvonis hukuman mati terhadap kedua terdakwa. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyambut baik vonis maksimal bagi pelaku kejahatan seksual terhadap Eno Farihah (19).

Sebelumnya buruh pabrik plastik PT Polyta Global Mandiri ini menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan oleh Imam Hapriyadi (24) dan Rahmat Arifin (24).

Eno ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kamar mess perusahaan di Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Mei 2016 silam.

"Vonis yang dijatuhkan oleh hakim memberikan kepastian hukum perlindungan terhadap perempuan dan anak, dan menjamin rasa keadilan masyarakat, terutama keluarga korban," ungkap Khofifah, Jum'at (10/2).

Baca: Wanita Muda Dihabisi, Sebagian Tubuhnya Terbakar

Menurut Mensos, apa yang dilakukan oleh pelaku tidak bisa dipahami dengan akal sehat dan nurani seorang manusia.

Bagi keluarga Eno, kata dia, tentu saja kejadian tersebut membuat luka dan kepedihan mendalam seumur hidup.

Karenanya, wajar jika hakim menjatuhkan vonis mati. Harapannya, lanjut Khofifah, vonis itu dapat melahirkan efek jera dan peringatan bagi siapapun agar tidak melakukan perbuatan biadab dan keji serupa.  Dengan demikian akan berkontribusi mengurangi tindak kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak.

"Putusan ini juga menjadi manifestasi dari komitmen pemerintah untuk memerangi  kejahatan seksual, apapun alasan dan motif yang melatarbelakangi," tuturnya.

Baca: Duel Maut Berakhir Tragis, Kakak Tewas di Tangan Adik Kandung

Halaman
123
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved