Selasa, 5 Mei 2026

Bejad, Guru SD Ini Tega Hancurkan Masa Depan Siswi SMP Adik Iparnya Sendiri

Oknum guru cabul tersebut ditangkap setelah korban bersama keluarganya melaporkan kasus yang dialami Rn ke kantor polisi

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Iwan Satriawan
net
Ilustrasi 

"Setelah melakukan pencabulan Wp juga sempat memberikan uang sebesar Rp 100 ribu, sambil mengatakan itu untuk belanja. Kemudian diambil korban lalu pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor," ucap Rio.

Selanjutnya pada Minggu 30 Oktober 2016, sekitar pukul 13.00 di rumah orangtua korban, pelaku datang.

Pelaku pun masuk ke kamar korban, sambil menanyakan kepada korban apa masih berhubungan tidak dengan sang pacar, korban pun mengatakan belum tau kapan mau memutuskan pacarnya.

"Ketika itu, pelaku merasa kesal, lalu menampar pipi kiri korban sebanyak dua kali dengan menggunakan tangan kananya. Setelah itu korban menutup wajah menggunakan kedua tanganya sambil berbaring di kasur untuk melindungi wajahnya," lanjutnya.

Lalu dengan posisi duduk Pelaku membalikkan tubuh korban dengan cara menarik kedua lengan ke arah badanya.

Pelaku membekap wajah korban dengan bantal, setelah itu pelaku membuka celana hawai dan celana dalam yang dikenakan korban.

"Korban berteriak meminta tolong, tangan pelaku membekap mulut korban, ia sambil mengatakan jangan berteriak lalu pelaku melakukan pencabulan kembali terhadap korban,"ucapnya

Foto sendiri
Aksi yang dilakukan tersangka oknum WP terhadap korban Rn sungguh keterlaluan.

Selain dugaan melakukan pencabulan dan persetubuhan, tersangka juga menyuruh korban untuk memfoto sendiri kemolekan tubuhnya yang tidak menggunakan pakaian.

Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan, AKP Rio yang mengatakan, korban RN telah melakukan pencabulan lalu menyuruh korban memfoto dirinya yang tidak sedang menggunakan bra hanya menggunakan celana hawai, dimana korban memfoto diri sendiri dengan menggunakan handphone Samsung J1.

Setelah itu tersangka memindahkan foto dari handphone korban ke milik pelaku melalui bluetooth, kemudian menghapus foto yang berada di HP Samsung milik korban lalu beranjak pergi.

Tak hanya itu, pada 23 Februari 2017, sekira pukul 21.36 WIB korban mendapatkan pesan dari BBM. Korban mendapat pesan invite dari seorang bernama Marcel.

Saat diinvite, mereka melakukan chat menanyakan keberadaan dimana dan mengirim korban foto-foto setengah bugil.

"Dengan foto tersebut ia mengancam. Jika foto akan disebarkan di Toboali, media sosial, BBM, FB dan intagram. Saat itulah korban memiliki firasat, jika Marcel yang menginvite korban adalah Wisnu. Percakapan singkat yang mereka lakukan di BBM menyebutkan nama kelurga korban sedangkan ia tidak pernah mengenal nama Marcel sebelumnya," jelas Rio.

Bantah Cabuli Adik Ipar

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved