Minggu, 3 Mei 2026

Cerita Misterius Raja Salman Saat Liburan di Bali

Semua staf hotel tidak ada yang tahu apa yang dikonsumsi Raja Salman selama berada di Bali.

Tayang:
Editor: fitriadi
Istimewa/Arie Ahsanurrohim
Raja Salman Bin Abdulaziz al Saud (dua dari kiri) bersiap menaiki tangga elektronik menuju pesawat, meninggalkan Bali menuju Jepang setelah sembilan hari liburan di Pulau Dewata, Minggu (12/3/2017). 

BANGKAPOS.COM, DENPASAR - Setelah berlibur selama 9 hari, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis al-Saud, dan rombongannya telah meninggalkan Bali dan menuju ke Jepang pada pukul 11.15 Wita, Minggu (12/3/2017).

Ada kisah menarik selama sang raja berada di Bali, kendati sangat sedikit yang bisa diungkap. Salah-satunya adalah soal makanan.

Selama Raja Salman berada di Bali bersama rombongannya, ada beberapa permintaan makanan.

Baca: Maksud Hati Bergembira Jemput Suami Bebas dari Penjara, Wanita Cantik Ini Malah Langsung Dicerai

Dari informasi yang diperolehnya, Ketua Indonesia Chef Association (ICA) Komang Adi Arsana mengatakan, anggota rombongan Raja Salman ada yang meminta buah delima.

“Kami mendengar dari rekan di lapangan bahwa hotel-hotel yang meng-handle rombongan Raja Salman, memerlukan buah delima. Nah buah ini kan kebetulan di pasar stoknya terbatas, apalagi di Bali belum dibudidayakan secara massal,” tutur Komang Adi saat dihubungi Tribun Bali, Minggu (12/3/2017).

Komang Adi tidak tahu persis apa saja menu makan sang raja dan rombongannya, karena dia tidak terlibat dalam urusan itu.

Namun, jika permintaannya adalah menu vegetarian ala Indonesia, maka tahu dan tempe yang diolah.

Baca: Inilah 12 Pemain Timnas U-22 yang Selalu Dipanggil Luis Milla

Sementara itu, informasi dari sumber di St. Regis sebagai hotel yang meng-handle langsung Raja Salman menyebutkan, semua bahan makanan, bahkan hingga koki didatangkan langsung dari Arab Saudi.

“Semua staf hotel tidak ada yang tahu apa yang dikonsumsi Raja Salman selama berada di sini. Semua ditangani langsung oleh tim kerajaan, dan itu sifatnya sangat privat,” jelas sumber yang tidak ingin namanya disebutkan.

Pihaknya pun hanya menyediakan apabila ada permintaan khusus dari tim kerajaan ke pihak hotel, baik berupa peralatan dapur maupun hal-hal lain terkait urusan dapur.

“Semua sangat privasi dan rahasia. Semua diatur pihak kerajaan. Bahkan aktivitas hotel sangat steril, tidak ada yang tahu kecuali pihak kerajaan,” tegasnya.

Baca: Ada yang Berani Bersumpah Raffi dan Ayu Ting Ting Sudah Kawin Siri

Bahkan sumber itu mengaku tidak tahu sama sekali kegiatan raja selama di hotel, apakah sempat ke pantai atau diam saja di kamar.

Ia hanya mengetahui seluruh kamar di St Regis di-booking oleh rombongan dengan sistem buy out.

Walau demikian, pihak St Regis tetap sibuk menyiapkan segala sesuatu di belakang layar. 

Baca: Kehabisan Ongkos Pasutri Dorong 4 Anak Pakai Gerobak dari Surabaya ke Lampung

Deputy Director Operations & Services PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS), Subiyono, juga mengungkapkan bahwa bahan-bahan makanan, seperti gandum dan soft drink, dibawa ke Bali dari Arab Saudi.

JAS menangani urusan logistik yang dibawa rombongan kerajaan, termasuk mobil eskalator ke pesawat dan mobil mewah.

Senang Bali Lebih Dingin dari Jeddah

Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz al-Saud meninggalkan Bali menuju Jepang, Minggu (12/3/2017), setelah berlibur selama sembilan hari di Pulau Dewata.

Raja Salman tiba di Base Ops Pangkalan Udara Ngurah Rai, Badung, Bali bersama iring-iringan rombongan sekitar pukul 10.50 Wita dengan pengawalan ketat aparat.

Baca: Suntikan Ajaib Bikin Kulit Krisdayanti Putih, Cerah dan Memesona

Menteri Luar Negeri Retno P. Marsudi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Kapolda Bali Inspektur Jenderal (Irjen) Petrus Golose dan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kustanto Widiatmoko turut serta melepas keberangkatan Raja Salman.

Orang nomor satu dari negeri kaya minyak itu kemudian naik pesawat menggunakan eskalator elektronik yang dibawa khusus dari Arab Saudi.

Dengan mengenakan jubah berwarna putih dan dibalut jubah warna keemasan, Raja Salman kemudian perlahan naik ke pesawat.

Sebelum masuk pesawat, Raja Salman melambaikan tangan dan melempar senyum.

Baca: Trigol dari Cristian El Loco Gonzales Dianggap Langka

Pesawat Saudi Arabian jumbo jet Boeing 747 seri 400 itu kemudian lepas landas sekitar pukul 11.15 Wita dari landasan pacu sebelah timur Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Setelah pesawat raja tinggal landas, dua pesawat lain menyusul yakni pesawat cadangan raja dan pesawat yang mengangkut kru dan tim medis, dengan interval 15 menit setelah pesawat sang raja tinggal landas.

Pada Minggu (12/3/2017) pagi, Menlu Retno Marsudi sempat melakukan kunjungan kehormatan pada Raja Salman di hotel St. Regis, tempat raja menginap. Dalam pertemuan itu, disampaikan Retno bahwa Raja Salman sangat senang tinggal di Bali.

“Beliau menyampaikan udara di Bali lebih dingin daripada di Jeddah (Arab Saudi),” kata Retnop.

Baca: 5 Mama Muda Indonesia Ini Tak Kalah Cantik dari Putri Raja Salman

Marsudi menambahkan Raja Salman sangat menikmati kunjungannya di Indonesia, baik itu kunjungan resmi di Jakarta maupun kunjungan pribadinya di Bali.

Retno mengatakan, menjelang keberangkatan Raja Salman, pada pukul 09.30 Wita Presiden Joko Widodo sempat berbincang-bincang dengan Raja Salman via telepon.

Retno menjelaskan ada dua hal yang dibicarakan antara Jokowi dan Raja Salman.

"Intinya menyampaikan selamat jalan. Kedua, pesan yang paling penting adalah harapan agar segera ditindaklanjuti semua hasil kunjungan Raja Arab Saudi ke Indonesia," ujarnya.

Baca: Punya Pacar Cantik Komika Berambut Kribo Ini Malah Jadi Bulan-bulanan

Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan adalah sebuah kehormatan bagi Bali dikunjungi oleh seorang kepala negara dalam waktu yang cukup lama.

Ia berharap Raja Salman dan rombongannya terkesan dengan kunjungannya ke Bali kali ini.

“Saya tadi tidak lupa menyampaikan kepada Duta Besar Indonesia di Arab Saudi bahwa apabila ada keluhan-keluhan mohon disampaikan untuk kita perbaiki,” kata Pastika.

Menurut Pastika, melayani sekitar 1.500 anggota rombongan Raja Salman yang datang ke Bali, pasti ada pelayanan yang belum sempurna dan itu bisa menjadi masukan untuk perbaikan.

Baca: Ayu Ting Ting dan Adiknya Syifa Umbar Paha Mulus

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku, dirinya hanya menyampaikan selamat jalan ketika berjabat tangan dengan Raja Salman.

"Secara khusus tidak ada yang disampaikan, saya hanya menyampaikan selamat kepada raja. Mudah-mudahan Tuhan melindungi dan selamat sampai tempat tujuan," kata Lukman saat ditemui setelah mengantar Raja Salman.

Selain itu, Lukman mengatakan, ia juga menyerahkan cendera mata berupa mushaf atau kitab Al Quran.

Baca: Mama Muda Rela Jual Tubuh Layani Seks Tiap Pria Demi Kecantikan

Menurut Lukman, cendera mata ini memiliki kekhasan karena di pinggiran setiap ayat suci diberi ornamen khas Indonesia.

"Cendera mata saya berikan sebagai kenangan khas Indonesia," kata Lukman. 

Sementara itu, Corporate General Manager PT Bali Unicorn sebagai pengelola Discovery Shopping Mall Kuta, I Wayan Puspa Negara, mengatakan ada beberapa menteri Kerajaan Arab Saudi yang sempat menyantap makan malam di Discovery Shopping Mall.

Ia mengatakan, para menteri kerajaan dan beberapa polisi Arab Saudi memesan menu khas oriental food.

“Ketika mereka datang ke sini, mereka memesan 7 jenis makanan di antaranya makanan Indonesia dan India,” ungkapnya.

Baca: 14 Berita Kesehatan Ini Sudah Telanjur Viral Padahal Hoax

Beberapa menu yang dipesan antara lain seafood, tom yum, grill whole grouper, salt and pepper squid, samosa, pasta cabonara, dan beef burger.

Makanan yang disantap oleh pejabat tinggi kerajaan ini cukup bervariasi, dan  habis disantap alias tidak tersisa.

Harganya pun relatif terjangkau sesuai harga standar di pasaran.

Untuk seafood tom yum dibanderol Rp 89 ribu, sementara grill whole grouper dibanderol Rp 165 ribu.

“Rombongan pun mengatakan cukup puas dengan pelayanan yang diberikan di sini,” imbuhnya.

Baca: Busyet Segini Harga Kuliner Ceker dan Cilok Muncrat Ala Mulan Jameela

Selain wisata kuliner, rombongan yang datang ke Discovery Shopping Mall selama berada di Bali juga berwisata belanja sembari menonton pertunjukan dan sesekali jalan-jalan di pantai.

Bahklan rombongan ini datang silih berganti setiap hari untuk berbelanja, dari siang hingga malam hari.

Bahkan hingga tanggal akan berakhirnya liburan di Bali, rombongan ini pun datang berbelanja dan memborong oleh-oleh khas dari Bali.

Seperti aroma therapy, dan pernak-pernik khas Bali.

“Jadi tidak hanya pakaian bermerek atau branded, mereka juga memborong cinderamata tradisional Bali,” imbuhnya. (Tribun Bali/AA Seri Kusniarti/AA Gde Putu Wahyura)

Baca: Bripda Ismi Rebahan di Atas Ranjang Netizen Sampai Belingsatan

Bripda Ismi Aisyah
Bripda Ismi Aisyah (INSTAGRAM.COM/ISMIAISYAH20)
Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved