Inilah Kronologis Lengkap Buruh Ditampar Polisi saat Aksi Protes PHK
Emilia bersama rekan-rekan buruh melangsungkan aksi menuntut pemenuhan hak-hak 1.300 pekerja yang dipecat
Namun, menurut keterangan Emilia, Danu tetap enggan menjawab.
Justru melayangkan tangan kanan ke pipi kiri Emilia.
"Dia tidak mau jawab, ketika dia menampar saya, saya bilang, 'eh kamu menampar saya, saya akan laporkan'," ujar Emilia.
Kejadian penamparan yang terekam di kamera milik rekan Emilia dibantah oleh Danu.
Dia berkilah, hanya menghalangi muncratan ludah dari mulut Emilia.
"Kemudian, 'mana saya ada nampar, saya tidak ada nampar kamu, saya hanya mengalangin mulut kamu muncratan ludah kamu'. Karena saya kan terus nyerocos," ujar Emilia.
Emilia terkejut dengan penamparan yang dilayangkan oleh Danu.
Rekan-rekan buruh di sekitarnya, juga panik, bahkan ada yang menangis.
"Anak-anak kecil yang dibawa anggota saya panik. 'Polisinya jahat ya main tampar saja'. Saya cukup kaget, karena itu keras ya. Itu teror ya, tidak etis buat seorang Kasat Intelkam," ujar Emilia.
Atas kejadian itu, dia hendak melaporkannya ke Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Metro Jaya. Selain itu, dia menuntut agar Danu dipecat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/emilia-nii_20170410_180143.jpg)