Rabu, 17 Juni 2026

Kisah Farida yang Terselamatkan Hidupnya karena Rokok

Rida justru diberi anugerah kesembuhan. Uniknya, proses penyembuhan tidak melalui proses operasi, tapi terapi rokok.

Tayang:
Editor: fitriadi
KOMPAS.com/Nazar Nurdin
Pekerja perempuan sedang mengemasi tembakau untuk dijadikan rokok divine di Griya Balur Semarang. Tembakau murni hasil pengembangan Dr Greta Zahar ini digunakan sebagai sarana untuk kesehatan. 

“Saya itu awalnya merasa ada yang gak beres, susah buang air besar. Ada teman saya yang meninggal karena kanker usus, saya lalu mulai antisipasi. Saya USG, tapi gak tahu hasilnya. Di USG, hanya (terlihat) bercak putih di ginjal, kata dokter diminumin (air putih) sudah hilang sendiri. Sudah empat tahun kayak gitu lebih,” kata Rida, mengawali cerita.

Sejak saat itu, Rida mulai mengantisipasi agar penyakitnya bisa disembuhkan. Beragam cara dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyakit apa yang dideritanya. Lambat laun, benjolan yang ada di tubuhnya membesar. Penyakit yang diderita pun berkembang. Selama 1,5 tahun terakhir, Rida buang air besar disertai darah.

“Temuan itu saya bawa sampai ke dokter bedah. Di dokter bedah itu bilang gak ada apa-apa,” aku Farida.

Dia merasa tak puas. Ia lalu berupaya mencari pengobatan dengan mencari salah satu dokter spesialis di salah satu rumah sakit di Semarang. Di dokter itu, mulai ditemukan penyakitnya yaitu terindikasi menderita usus besar.

Di dokter spesialis itu, Rida menjalani proses pengobatan rawat jalan. Namun, beberapa waktu terakhir ia mengalami pendarahan besar hingga akhirnya tidak sadarkan diri atau pingsan.

Rida lalu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan intensif. Sepakan dirawat di rumah sakit inilah, penyakit yang sesunguhnya ditemukan.

Rida divonis mengidap kanker ganas, dan diharuskan untuk operasi. Dalam hasil USG, tingkat keparahan sudah mencapai tingkat 4A.

“Mengetahui itu, saya down. Suami saya gak mau kalau saya operasi,” ujar Rida, yang kemudian memutuskan untuk tidak menjalani operasi.

Rida sempat putus asa atas keadaan ini.

“Padahal stadium 4A itu harapan kesembuhan saya sedikit. Keluarga sudah pada menangis,” aku Rida.

Rokok Divine yang dikembangkan Greta Zahar untuk terapi kesehatan. (Kontributor Semarang, Nazar Nurdin)
Rokok Divine yang dikembangkan Greta Zahar untuk terapi kesehatan. (Kontributor Semarang, Nazar Nurdin) 

Tenaga pendidik di kampus di Semarang ini pasrah jika ajal menjemput.

Terapi rokok

Rida tidak sengaja bertemu teman aktivis sosialnya bernama Ani, perempuan asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Ani menyarankan Rida untuk melakukan terapi rokok. Ani sebelumnya terbaring lumpuh, namun melalui terapi itu, kelumpuhannya bisa sembuh.

Rida merasa heran, lalu menelusuri saran itu. Dia pun mencari tahu proses penyembuhan melalui terapi rokok hingga akhirnya menjalani proses terapi rokok di Griya Balur, di Kudus, Jawa Tengah.

Di lokasi itu, Rida menjalani terapi rokok sekali dalam sepekan. Kondisinya kini mulai membaik, dan dia bisa kembali beraktivitas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
Live
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved