Rabu, 13 Mei 2026

Dari Sinilah Pria Ini Mendapatkan Uang Miliaran Rupiah Untuk Mahar Putranya Peristri Calon Dokter

Rinciannya adalah, uang panaik Rp 1 miliar, mobil MPV premium merek Toyota Alphard tipe G seharga Rp 1 miliar, emas berlapis berlian, rumah, dan

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
Facebook
Uang satu miliar sebagai mahar perkawinan anak pengusaha terkaya Jeneponto, Sulawesi Selatan. 

Pasangan pengantin pun tak butuh mengendai mobil dari rumah mempelai laki-laki ke rumah mempelai perempuan atau sebaliknya.

Cukup berjalan kaki.

Lalu, apa tanggapan Haji Malik soal "royal wedding" putranya?

"Jangan-mi Dek kalau itu mau ditanyakan. Saya tidak mau berkomentar kalau yang ditanyakan soal pesta ini," kata Haji Malik kepadaTribunJeneponto.com ditemani Wakil

Bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu saat menghadiri resepsi, Jumat kemarin.

Sejarah Uang Panaik

Pada masa Kerajaan Bone serta Gowa dan Tallo, jika ada seorang laki-laki hendak meminang perempuan entah dari kalangan bangsawan maupun bukan, wajib menyerahkan uang panaik.

Jika tidak diserahkan, konsekuensinya adalah pinangan itu jelas ditolak.
Uang panaik hanya diserahkan kepada perempuan dari suku Bugis, Makassar, dan Mandar.

Uang panaik dimaksudkan sebagai penanda jika si laki-laki yang kelak akan menjadi suami akan mampu menafkahi istrinya.

Nah, sebaliknya, jika tidak mampu atau memiliki uang panaik, bagaimana mungkin kelak akan memberi nafkah.

Jika mampu memberi uang panaik berarti siap secara lahir batin untuk membangun bahtera rumah tangga.

Menikah pun tak cukup jika hanya bermodalkan cinta.
Uang panaik pada esensinya bukanlah uang untuk membeli calon istri.

Uang panaikadalah uang belanja atau mahar atau uang untuk membiayai pesta yang akan digelar keluarga calon mempelai perempuan.

Namun, seiring dengan perubahan zaman, esensi uang panaikmulai bergeser.
Awalnya adalah uang belanja, tapi kini bagi sebagian kalangan, uang panaikmenjadi simbol prestise dan gengsi.
Bahkan, ada oknum ambil untung.

Nominal uang panaik mencitrakan, siapa yang memingang dan siapa yang dipinang.

Menikah di kalangan sebagian orang Bugis, Makassar, Mandar, akhirnya bukanlah perkara mudah dan murah.
Nah, sekarang, jika seseorang ingin meminang, berapa nominal uang panaik harus diserahkan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved