Senin, 27 April 2026

Sehari-harinya Jual Parfum, Pria dengan Pakaian Gamis Ditangkap Polisi dengan Kondisi Begini

Tarik Chadlioui (43) ditangkap atas permintaan polisi Spanyol karena diduga pemimpin spiritual jaringan jihad.

Editor: Alza Munzi
EPA
Terduga teroris ditangkap polisi Spanyol 

Chadlioui hadir di hadapan hakim Westminster untuk menghadapi proses ekstradisi.

Chadlioui, yang tidak bisa berbicara bahasa Inggris, duduk dengan tangan terlipat, mendengarkan melalui juru bahasa Arab.

Benjamin Joyes, yang mewakili pihak berwenang Spanyol, mengatakan,

"Diduga bahwa orang yang diminta beberapa orang lainnya sebagai anggota sebuah organisasi memberi dukungan kepada organisasi teroris Negara Islam dengan cara propaganda dan hasutan anggota baru untuk bergabung dalam organisasi tersebut."

"Dia menghasilkan materi audio visual untuk perekrutan jihadis di saluran YouTube-nya untuk indoktrinasi dan memasang simbol dan spanduk untuk Negara Islam di media sosial."

Chadlioui membuat paspor Belgia sebagai dokumen identitas sebelum pindah ke rumah bertingkat lima di Sparkbrook.

Juragan tanah, yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa tersangka teror tersebut mengatakan kepadanya bahwa dia mengelola toko-toko di Belgia.

Pemilik rumah menambahkan, 'Dia mengatakan kepada saya bahwa dia sering bepergian ke Belgia karena bisnisnya, dan terkadang barang impor dari Mesir. Tapi mereka tidak akan membiarkanku masuk rumah."

Seorang tetangga mengatakan bahwa Chadlioui dibawa keluar dari rumah dengan diborgol dan memakai piyamanya saat serangan pagi hari kemarin.

Chadlioui ditangkap polisi Spanyol.
Chadlioui ditangkap polisi Spanyol. (EPA)

Dia menambahkan: "Anak-anak itu sangat menyenangkan."

"Saya tidak berpikir mereka sering pergi ke sekolah - pada satu titik orang-orang dari sekolah tersebut datang untuk mengetuk untuk mencari tahu mengapa mereka tidak hadir."

Penyidik Spanyol menghancurkan jaringan ISIS yang diduga terhubung dengan imam tersebut kemarin, menahan empat pria di Majorca dan tersangka lainnya di Dortmund, Jerman.

Seorang juru bicara kepolisian nasional Spanyol menggambarkan Chadlioui sebagai ulama radikal yang diduga bertindak sebagai pemimpin spiritual kelompok yang ditahan di Majorca.

Dia mengatakan, "Penyelidikan dimulai pada tahun 2015 ketika serangkaian video ditemukan di sebuah situs web yang menunjukkan proses indoktrinasi, rekrutmen dan perjalanan selanjutnya ke Suriah dari seorang pemuda Muslim yang tinggal di Spanyol.

"Promotor film tersebut diidentifikasi sebagai imam Salafis, yang sekarang ditangkap di Inggris dan diselidiki oleh beberapa negara Eropa."

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved