Ibu Hamil yang Sudah Mati Otak Ini Terus Bertahan Demi Selamatkan Bayi Kembarnya
Keluarga sempat pasrah dan bersiap memutus semua dukungan hidup untuk Frankielen dan si kembar.
BANGKAPOS.COM - Sebuah kisah mengharukan datang dari Brasil.
Dilansir dari usatoday.com, Frankielen da Silva Zampoli Padilha (21) menderita stroke yang membuat otaknya mati.
Sedihnya, saat itu, Frankielen tengah hamil sembilan minggu dan mengandung bayi kembar.
Baca: Dokter Cantik Dilamar Jebolan Harvard University Setelah Gagal Jadi Menantu Keluarga Bakrie
Dokter di Rumah Sakit Nosso Senhora do Rocio, tempat Frankielen dirawat, mengatakan kepada suami Frankielen, Muriel, bahwa ada kemungkinan si kembar tidak bisa bertahan.
Trauma yang dialami Frankielen terlalu berat untuk ditangani.
Keluarga sempat pasrah dan bersiap memutus semua dukungan hidup untuk Frankielen dan si kembar.
Namun keajaiban nyatanya datang.
Baca: Polwan Cantik Bripda Ismi Aisyah Bikin Para Jomblo Patah Hati
Setelah Frankielen dinyatakan mati otak, 123 hari setelahnya embrio si kembar tumbuh subur di dalam rahim Frankielen.
Dan setelah 9 bulan, akhirnya Frankielen mampu melahirkan si kembar melalui operasi caesar.
Si kembar dinyatakan sehat tapi prematur. Mereka akan dirawat secara intensif selama tiga bulan.
Sementara sang ibu, Frankielen, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.
Baca: Demi Dapatkan Asuransi, Nenek Doyan Judi Racuni Suami dan 3 Teman Kencannya
Sekarang, si kembar akan tinggal bersama ayahnya dan nenek mereka, ibu Frankielen, Angela Silva.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/frankielen-padilha_20170714_175445.jpg)