Ibu Hamil yang Sudah Mati Otak Ini Terus Bertahan Demi Selamatkan Bayi Kembarnya
Keluarga sempat pasrah dan bersiap memutus semua dukungan hidup untuk Frankielen dan si kembar.
“Saya sangat bangga dengan anak perempuan saya,” cerita Silva.
“Saya sangat sedih kehilangan dia tapi dia telah berjuang sampai akhir. Melindungi anak-anaknya yang cantik dan memberi mereka kehidupan sampai akhirnya dia meninggal.”
Kasus Frankielen ini menjadi kasus dalam sejarah medis bahwa ada otak wanita hamil yang mati bisa mendukung kehidupan lain di rahimnya.
Berita sebelumnya dipublikasikan intisari.grid.id berjudul Mati Otak sata Hamil, Ibu Muda Ini Berjuang untuk Bertahan Selama 123 Hari Demi Selamatkan Bayi Kembarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/frankielen-padilha_20170714_175445.jpg)