Masih Suka Ngambek Kayak Pacaran, Ini Tips Rumah Tangga Harmonis Istri Gubernur Babel
Wanita cantik kelahiran Pangkalpinang, 44 tahun lalu ini dikenal ramah dan aktif di berbagai organisasi.
"Kita engga boleh keluar kodrat sebagai perempuan yang memiliki tanggungjawab terhadap anak dan keluarga.
Secara sejalan akan bisa mengatur dan selalu jadi wanita yang mandiri. Jadilah wanita yang cerdas.
Jadikan suami itu partner, ketika istri menjadi suporter utama suami, maka karir suami bisa lebih melesat," pesannya. (krisyanidayati)
Sama seperti pacaran
Menjadi Istri orang nomor satu di Babel, rupanya bukanlah hal yang mudah.
Ada banyak tantangan, suka dan duka dijalaninya. Terutama dalam hal membagi waktu, untuk anak-anaknya, keluarga, dan masyarakat Babel.
"Dalam membagi waktu sebaik-baiknya, untuk diri sendiri, masyarakat, keluarga, anak-anak, semuanya harus sesuai porsinya," katanya.
Tantangan lain bagi dirinya untuk menjadi partner yang seimbang.
Tidak hanya sebagai istri, tetapi juga teman diskusi.
"Saya juga harus memposisikan diri sebagai teman diskusi, biar saya bisa memberikan solusi," ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga harus turut memperhatikan kesehatan sang suami di tengah padatnya aktivitas untuk memimpin Babel.
"Bapak kan suka agak nakal soal makan karena pecinta kuliner, semua makanan dihajar, makanya saya selalu jadi alarm buat beliau, saya sampe dibilang juwet sama beliau karena ngingetin," katanya.
Ia mengatakan dirinya selalu terkesima dengan sosok Erzaldi Rosman Djohan yang sudah menjadi suaminya.
Menurutnya, sosok Erzaldi memang tak romantis, tapi selalu memberikan kenyamanan bagi ia dan anak-anaknya.
"Saya tujuh tahun pacaran dengan beliau, pertemuan dimulai saat saya menjadi mahasiswa baru, waktu itu beliau komandan, mencarikan ruangan untuk saya, dan saya enggak tau kalau beliau itu anak wali kota pada masa itu," ceritanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/melati_20170616_101823.jpg)