Mahasiswa Tersesat dan Muncul Naga, Ini Pantangan dan Mitos yang Mewarnai Indahnya Bukit Maras

Cerita tentang naga, bulu perindu dan atok putih menghiasi keunikan dan keindahan Bukit Maras.

Mahasiswa Tersesat dan Muncul Naga, Ini Pantangan dan Mitos yang Mewarnai Indahnya Bukit Maras
ist
Ekspedisi Merah Putih Sahabat Alam ke Bukit Maras yang dilakukan BFS bersama BKSDA Sumsel selama dua hari, Sabtu (5/8/2017) hingga Minggu (6/8/2017). 

Proses pencairan Haidar, tak lepas dari bantuan unsur Linmas dan FKPM desa setempat dan warga Dusun Buhir, juru kunci Bukit Maras, Karni.

Karnadi dan rombongan naik ke Maras dan menuju ke lokasi yang di arahkan juru kunci, karena menerima kabar pendaki hilang, akibat kehilangan rute jalan saat mengambil air di bawah lokasi kemahnya di Puncak Maras.

Baca: Belum Diapa-apakan Suami, Pengantin Wanita Menjerit! Ini Insiden Hubungan Intim Sampai Kelamin Patah

Setelah diberikan arahan oleh Juru Kunci, Karnadi bersama rombongan langsung berangkat menuku lokasi sasaran yakni ke arah timur laut dari Bukit Maras.

Kawasan Bukit Maras yang memiliki sejumlah air terjun mulai ramai dikunjungi para pendaki.

Namun peristiwa tersesatnya pendaki baru kali ini terjadi.

Kasi Kesra Pemdes Berbura Samsuri mengatakan, Pemdes Berbura tidak memiliki hak untuk melarang atau menyuruh warga naik ke Maras atau mengunjungi air terjun.

Hutan Konservasi di Bukit Maras di Desa Berbura Kecamatan Riausilip.Pada 2015, hutan tersebut sempat terbakar hingga beberapa kali.
Hutan Konservasi di Bukit Maras di Desa Berbura Kecamatan Riausilip.Pada 2015, hutan tersebut sempat terbakar hingga beberapa kali. (Bangkapos.com/Riyadi)

Baca: Kepsek dan Dosen, Ini Deretan Wanita Terlanjur Malu Usai Kirim Foto Syur Salah Alamat

Mitos dan pantangan

Bukti Maras memang banyak misteri.

Halaman
1234
Penulis: Alza Munzi
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved