Urine Positif Anggota Polres Bangka Mengaku Habis Operasi
Hasilnya, urine seorang anggota Polres Bangka dinyatakan positif, mengandung zat berbahaya.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tiba-tiba Tim Mabes Polri dari Jakarta turun ke daerah, Kamis (24/8/2017). Kedatangan tim guna memeriksa urine anggota.
Hasilnya, urine seorang anggota Polres Bangka dinyatakan positif, mengandung zat berbahaya.
Kedatangan Tim Mabes Polri tentu saja membuat kaget sejumlah anggota di Polres Bangka, Kamis (24/8/2017).
Apalagi tujuannya untuk memeriksa air seni secara dadakan. Namun apa mau dikata, perintah harus dilaksanakan. Para anggota diminta menyerahkan urine saat itu juga.
Hasilnya, seorang anggota, urinenya mencurigakan. Alat indikator pemeriksaan menunjukan tanda ada zat berbahaya dalam urine seorang anggota yang dimaksud.
Namun anggota ini berdalih, dia bukan pemakai narkoba. Anggota yang dimaksud beralasan, baru mengkonsumai obat selesai operasi medis.
Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Wakapolres Kompol RM Rajadewa dikonfirmasi, Kamis (24/8/2017) mengakui adanya pemeriksaan urine anggotanya oleh Tim Mabes Polri.
Namun soal urine seorang anggota yang dinyatakan positif, Rajadewa menyebut karena alasan yang jelas.
"Terindikasi, namun setelah dicek bahwa anggota yang bersangkutan habis operasi," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tes-urine-anggota-polres-bangka_20170824_210431.jpg)