Astaga, Istri Menjerit Usai Berhubungan Intim Setelah 6 Bulan Tak Bertemu, Ternyata Ada yang Pecah
Rasa sakit yang ia rasakan begitu hebat sampai akhirnya dia dibawa ke rumah sakit.
Baca: Pak Kapolres, Ayah Jenderal Tito Karnavian Juga Seorang Wartawan yang Dirikan Banyak Koran
Kista yang tergolong umum terjadi ini tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya.
Jenis kista yang kedua adalah kista patologis.
Berbeda dengan kista fungsional, kista patologis mengandung sel abnormal.
Pada sebagian kecil kasusnya, sel abnormal tersebut bersifat kanker.
Gejala kista ovarium
Cukup banyak wanita yang pernah memiliki kista ovarium.
Namun, kista umumnya tidak menyebabkan gejala dan dapat hilang sendiri dalam beberapa bulan.
Meskipun demikian, kista yang berukuran besar atau pecah berisiko mengakibatkan gejala serius sehingga perlu ditangani melalui operasi.
Gejala-gejala kista ovarium yang perlu diwaspadai antara lain perdarahan yang lebih banyak daripada biasanya pada saat menstruasi.
Siklus menstruasi tidak teratur, sulit hamil, rasa nyeri pada tulang panggul, nyeri saat berhubungan seksual, serta kesulitan buang air besar atau buang air kecil.
Jika kista ovarium menyebabkan gejala, Anda kemungkinan akan dirujuk ke dokter spesialis ginekologi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut (misalnya pemeriksaan organ intim, USG, atau tes darah) guna memastikan diagnosis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/berhubungan-seksual-memang-menjadi-hal-yang-wajib_20160702_225845.jpg)