Brimob Polri, dari Resimen Pelopor, Pasukan Elite Tertua Hingga Polemik Senjata

Brimob tergolong sebagai sebuah unit paramiliter negara ditinjau dari tanggung jawab dan ruang lingkup tugas pokoknya

Brimob Polri, dari Resimen Pelopor, Pasukan Elite Tertua Hingga Polemik Senjata
Ist

Kesatuan ini pada mulanya diberikan tugas untuk melucuti senjata tentara Jepang, melindungi kepala negara, dan mempertahankan ibukota. Brimob turut berjuang dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Di bawah pimpinan Inspektur Polisi I Mohammad Yasin, Pasukan Polisi Istimewa ini memelopori pecahnya pertempuran 10 November 1945 melawan Tentara Sekutu.

Pasukan ini yang pertama kali mendapat penghargaan dari Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno yaitu Sakanti YanoUtama.

Berbicara mengenai Korps Brimob tidak bisa dilupakan nama Resimen Pelopor atau kerap disingkat Menpor.

Nama Resimen Pelopor mungkin sangat asing ya di telinga. Nggak heran sih karena pasukan kepolisian elit ini sudah lahir di masa kemerdekaan.

Dulu pasukan ini adalah salah satu andalan Indonesia dan pernah diturunkan dalam berbagai konflik. Makanya, soal kualitas dan pengalaman, Resimen Pelopor boleh dibilang adalah yang terbaik di Indonesia kala itu.

Sayangnya, Resimen Pelopor para akhirnya dihapus dengan alasan khusus. Padahal lagi moncer-moncernya.

Sebagai orang Indonesia yang cinta akan sejarah, kita juga harus tahu nih soal pasukan elit satu ini. Misalnya tentang bagaimana mereka, apa yang sudah dilakukan, bagaimana jasanya bagi Indonesia, dan lain sebagainya.

Alasan Resimen Pelopor Dibentuk

Keadaan Indonesia yang baru merdeka sangat rentan sekali dengan yang namanya ancaman.

Halaman
1234
Penulis: tidakada016
Editor: tidakada016
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved