Brimob Polri, dari Resimen Pelopor, Pasukan Elite Tertua Hingga Polemik Senjata
Brimob tergolong sebagai sebuah unit paramiliter negara ditinjau dari tanggung jawab dan ruang lingkup tugas pokoknya
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Iwan Satriawan
Nggak hanya kemampuan, Resimen Pelopor ini juga punya semacam tekad yang sangat luar biasa. Sejarah mengatakan kalau pasukan satu ini mentalnya benar-benar super.
Dalam setiap misi, mereka selalu menganggap itu sebagai tugas akhir. Alhasil, pasukan ini pun pol-polan alias maksimal banget dalam tugasnya.
Melawan SAS-nya Inggris
Berbicara soal pengalaman, Resimen Pelopor tentu sangat memilikinya. Selama terbentuk sampai tamat, pasukan ini sudah melakukan banyak misi.
Beberapa sangat mematikan, misalnya pertempuran melawan SAS. SAS sendiri adalah pasukan spesialnya Inggris yang namanya sudah terkenal seantero jagad akan kemampuannya.
Resimen Pelopor melawan SAS ketika Indonesia menyatakan perang terhadap Malaysia.
Ketika itu TNI dan Pelopor bahu membahu mempertahankan nama baik Indonesia yang sudah diinjak-injak Malaysia.
Hasilnya bisa dibilang luar biasa. Pasukan kita, termasuk Pelopor, sanggup memberikan perlawanan yang bagus sekali di pertempuran itu.
Kalau berbicara soal jasa sih, mungkin nggak bisa dihitung ya seberapa besar sumbangsih pasukan khusus ini bagi Indonesia.
Resimen Pelopor tercatat sudah melakukan banyak sekali pertempuran penting. Selain melawan SAS tadi, masih ada beberapa perang yang mereka jalani.
Salah satunya adalah misi pembebasan Irian Barat. Ketika itu Resimen Pelopor bekerja sama dengan TNI untuk mengusir Belanda.
Nggak hanya itu, dalam dua agresi Belanda, Resimen satu ini juga berperan sangat aktif. Oh iya, satu lagi, Resimen ini juga pernah memberangus beberapa aksi pemberontakan seperti DI/TII.
Akhir Cerita Resimen Pelopor
Meskipun jasanya sangat luar biasa, tapi pada akhirnya resimen ini dihapuskan. Alasannya sendiri nggak begitu prinsip sih, hanya karena pemindahan kekuasaan saja.
Begitu Presiden Soekarno lengser, pasukan ini pun langsung dilebur.
Meskipun satuannya hilang, tapi anggota Resimen Pelopor tetap masuk dalam kepolisian.