Guru SMK Gerayangi Siswinya Saat Bikin Kopi, Modusnya Ancam Beri Nilai Jelek
Seorang oknum guru SMK menjadi buruan kepolisian, karena mencabuli siswinya.
BANGKAPOS.COM, SAMARINDA - Dunia pendidikan kembali tercoreng.
Seorang oknum guru SMK menjadi buruan kepolisian, karena mencabuli siswinya.
Laporan tentang kasus asusila itu masuk ke meja kepolisian pada Selasa (21/11/2017) silam, terdapat dua siswinya yang melaporkan kejadian tidak menyenangkan itu ke Polresta Samarinda, yang selanjutnya dintangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Dari hasil pemeriksaan terhadap korbannya, pelaku bernisial Dn, yang merupakan guru mata pelajaran otomotif, melakukan pencabulan dengan menggerayangi tubuh siswinya di bagian payudara dan bokong.
Baca: Wanita Pemeran Video Mesum Skandal Samarinda Ungkap Fakta Mengejutkan
Aksi tak senonoh itu dilakukan pelaku saat berada di salah satu ruangan sekolah.
Saat itu, pelaku meminta kepada calon korbannya untuk membuatkan kopi.
Saat siswinya tengah membuat kopi, pelaku langsung memeluk korban dari belakang, lalu memegang bagian tubuh korban.
Baca: 7 Fakta Terbaru Kasus Video Hot Hanna Anisa, Ada Nama Ariel Noah
Kendati mendapatkan perlawanan dari korbannya saat aksi pelecehan itu dilakukan, namun karena di bawah ancaman pelaku, korban pun tak dapat menolak aksi bejat gurunya itu.
"Jadi, saat pelaku melakukan aksinya, korban melakukan perlawanan, namun pelaku langsung mengancam akan memberikanya nilai jelek kalau menolak," ucap Kanit PPA Satreskrim Polresta Samarinda, Ipda Bunga Tri Yulitasari, Selasa (28/11/2017).
Tindakan pelecehan seksual itu dilakukan oleh pelaku pada Oktober silam.
Baca: Ini Sosok Pria Ganteng Mantan Suami Jennifer Dunn
Hingga saat ini diketahui baru terdapat dua korban yang melaporkan kejadian, namun diduga ada lebih dari dua korban.
"Dua korbannya siswi sekolah itu, berusia sekitar 16 tahun. Dan, dilaporkannya kejadian ini, karena korban tidak terima, dan agar kejadian tersebut tidak terulang," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pencabulan_20171009_154757.jpg)