Sabtu, 18 April 2026

Pengusaha Kafe dan Resto Incar Titik Nol Kota Pangkalpinang

Pengusaha kuliner pun mulai melirik kawasan di sekitar Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang.

Editor: fitriadi
Bangka Pos/Resha Juhari
Pelayan Kafe Gochi melayani pengunjung yang datang ke kafe dan resto di Jalan Merdeka Pangkalpinang. 

"Sejak itu Pangkalpinang menjadi pusat pemerintahan (bestuur) dan Mentok menjadi pusat penambangan Timah (tin minning)," kata Elvian belum lama ini.

Menurut Elvian, sebagai pusat pemerintahan baru residen AJN Engelenberg, mulai membangun sarana prasarana pemerintahan dan fasilitas publik.

"Sarana pemerintahan seperti resident cantor, ruang pertemuan societeit concordia, sekolah ELS dan perumahan amtenar governement disekitar resident strategi (Sekarang jalan Merdeka )," ujarnya.

Kawasan seputaran titik nol merupakan kawasan yang baru tumbuh sejak tahun 1913 secara spasial berfungsi sebagai kawasan pusat pemerintahan Belanda dengan segala fasilitasnya atau kawasan civic center.

"Dalam rencana pembangunan pariwisata Kota Pangkalpinang, kawasan civic center warisan masa kolonial gemeente tersebut akan dijadikan sebagai kawasan pusaka bersejarah dan DED sudah selesai disusun oleh satker PBL," katanya.

Berkembangnya kawasan ini sebagai pusat kuliner, Menurut Elvian harus ada penataan karena ini juga sebagai penunjang kawasan wisata sejarah.

"Bila usaha kuliner tersebut menggunakan bangunan bersejarah atau cagar budaya perlu dilakukan adaptasi agar kelestarian bangunan tersebut tetap terjaga dan lestari," harapnya.

Selain itu penataannya juga harus sejalan dengan Rencana Tata Bangunan dan Lahan sehingga tidak mengurangi esensi nilai sejarah kawasan tersebut.

"Penataannya harus sesuai RTBL dan DED yang telah ditetapkan, bila ada Cafe menggunakan bangunan bersejarah harus dilakukan adaptasi terhadap bangunan dan lingkungannya agar layak menjadi destinasi wisata sejarah," tutupnya. (Bangka Pos/o2)

News Analysis

Devi Valeriani
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung

Dampak Pengembangan Pariwisata

KONDISI menjamurnya aktivitas ekonomi berupa cafe, resto merupakan salah satu dampak dari pengembangan pariwisata di Provinsi Bangka Belitung.

Pangkalpinang merupakan gerbang utama pariwisata di Pulau Bangka sehingga harus mampu mengakomodir kebutuhan wisatawan

Ini merupakan peluang yang di tangkap masyarakat yang memiliki kreativitas/ inovasi dengan modal yang miliki dan harapan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut.

Sumber: bangkapos
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved