Mengapa ISIS Ingin Memerdekakan Palestina tapi Tak Berani Menyerang Israel?

ISIS beralasan bahwa jihad di Palestina sama dengan jihad di tempat lain.

Mengapa ISIS Ingin Memerdekakan Palestina tapi Tak Berani Menyerang Israel?
AFP PHOTO
Pasukan ISIS 

Oleh karena itu, memerangi orang Yahudi harus diserahkan kepada Muslim di Israel / Palestina, sementara Muslim Suriah harus melawan Bashar Assad dan Muslim Mesir harus melawan Abdel-Fattah el-Sissi.

Baca: Ketika Ayah Berpangkat Kopral Beri Hormat Pada Anaknya yang Baru Raih Pangkat Letda, Videonya Viral

Selain itu, ISIS juga lebih mementingkan perang melawan orang "kafir di dalam".

Artinya melawan penguasa dan pemerintah muslim yang berseberangan dengan kepentingan mereka.

Lalu, kelompok ISIS juga menjelaskan bahwa perang melawan Israel adalah penyimpangan.

Pendapat tersebut dikarenakan jihad menurut mereka itu bertujuan untuk menerapkan hukum syariah.

"Karena seluruh dunia kecuali untuk daerah ISIS dikendalikan dan diperintah oleh orang-orang kafir,” kata artikel tersebut.

Anehnya, meski menuliskan hal demikian, dalam artikel tersebut ISIS tetap mengatakan bahwa seluruh umat Islam wajib mengirimkan bantuan ke Palestina.

Namun, jika orang-orang tersebut tidak bisa datang ke timur tengah atau tidak punya uang untuk berperang di Palestina, ISIS menawarkan cara lain.

Yakni dengan menyerang kaum 'Yahudi' dan sekutunya di manapun mereka berada.

Termasuk dengan cara-cara radikal seperti membunuh, menghancurkan, serta menguras harta mereka.

Baca: Rasyid Rajasa Tetap Nikahi Adara Taista Meski Tahu Si Pujaan Hati Mengidap Kanker Mematikan

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved