Hari Ini Tentara Islam Berhasil Taklukkan Kota Konstantinopel, Ini Kisahnya
Dinding kota yang begitu kokoh dibangun secara berlapis-lapis sehingga sangat sulit ditembus umat Islam ketika itu, dan menyebabkan Sultan...
Taktik ini diakui oleh para sejarawan Barat sebagai salah satu taktik perang terbaik di dunia.
Baca: Terungkap, Raffi Ahmad Beberkan Alasan Kenapa Mau Nikahi Nagita, Ternyata Gara-gara Ucapan Ini
Tentara Islam terus menyerang, menembak kapal perang musuh menggunakan meriam dan membombardir tembok belakang kota.
Baca: Blak-blakan, Nia Ramadhani Ungkap Dirinya Pernah Kesal Disindir Penggemar, Jedar Malah Bilang Ini
Dalam pertempuran tersebut, beberapa syuhada Islam yang memanjat tembok benteng tersebut menyebabkan yang lain kehilangan semangat untuk terus bertarung.
Namun, salah satu pasukan Muslim utama, Hasan Ulubate yang memimpin sekelompok kecil 30 tentara Janassari dengan berani membuka dan melompat ke kamp musuh dan kemudian mengibarkan bendera Islam di sana.
Meskipun mereka menjadi martir di panah, percikan darah mereka mampu membangkitkan semangat luar biasa dari tentara Muslim sehingga menyerbu garis pertahanan Bizantium dengan meneriakkan kata "Allahu Akbar".
Baca: Ketika Pangeran William Hibur Lady Diana: Jangan Khawatir Ibu, Akan Ku Kembalikan Kehormatanmu!
Pada saat yang sama, musuh menemukan bahwa tentara Muslim lainnya telah berhasil membuat terowongan untuk memasuki kota.
Akhirnya, kesabaran dan semangat kaum Muslimin, telah merebut kota yang kuat di bawah kekuasaan Romawi dan Byzantinans selama berabad-abad lamanya.
Berhasil atas kemenang itu, diketahui Sultan Muhammad Al-Fateh melumurkan tanah ke dahinya seraya melakukan sujud syukur atas kemenangan tersebut.
Baca: Wow, Butuh Waktu 3 Hari dan 22 Petugas Bank untuk Menghitung Uang Nazib Razak yang Banyaknya 5 Truk
Sejak saat itu ia diberi gelar "Al-Fatih" yang berarti menang karena kesuksesannya dalam membebaskan Konstantinopel.
Selain itu, adapun di antara rahasia keberhasilan dan ketekunan sang sultan, para ulama dan pakar seperti Syekh Semsuddin yang merupakan guru Sultan Muhammad Al-Fateh, dibawa selama perang untuk membakar semangat jihad tentara Muslim.
Dia telah membuat golongan ulama dan cendikiawan sebagai penasihatnya dan sering meminta pandangan mereka.
Baca: Usai Dipeluk Erat Lucinta Luna saat Periksa, Dokter Ganteng Ini Lalu Ungkap Isi Hatinya!
Keberhasilan umat Islam menaklukkan kota Kostantinople di bawah pemerintahan Sultan Muhammad Al-Fateh telah tercakup dalam hadits Nabi S.A.W.
"Konstantinopel (sekarang Istanbul) akan jatuh ke tangan tentara Muslim. Rajanya adalah raja terbaik, pasukannya adalah tentara terbaik." (Hadis Sejarah Imam Ahmad).
Baca: Bukan Ciri-ciri Nagita, Roy Kiyoshi Ungkap Sosok yang Mencintai Raffi Ahmad, Ternyata Ini
Simak videonya di bawah ini:
(*)
Baca: Dianugrahi Kekayaan, Inilah Amalan Nabi Sulaiman untuk Kekayaan dan Rasa Syukur
Baca: Merasa Terhina, Pasangan Pengantin di Dubai Cerai Usai Menikah 15 Menit, Penyebabnya karena Ini
Baca: Kekuatannya Sebanding 1000 Prajurit, Inilah Zulfikar Pedang Nabi Muhammad yang Diwariskan ke Ali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/masjid-biru-atau-masjid-sultan-ahmed-saat-senja-hari-di-istanbul_20161013_174920.jpg)