Ahok Batal Keluar dari Penjara di Bulan Agutus, Ternyata Ini yang Terjadi Sebenarnya
Ahok Batal Keluar dari Penjara di Bulan Agutus, Ternyata Ini yang Terjadi Sebenarnya
"brp org (beberapa orang) dan Wartawan sudah tanya soal perayaan ultah AhokBTP Tgl 29 besok. Kebetulan besok pass Jumat memang jadwal Trima tamu Yg sudah daftar, Bbrp Teman dekat saudara," tulis Fifi Lety di laman Instagram miliknya.
Diakui Fifi, ibu mereka menyiapkan mie panjang umur.
"Mama juga masak mie panjang umur dan bawa kue selamat Ulang Tahun. Paling ya doa dan makan kue ultah dan mie goreng buatan mama, bersyukur atas anugrah Tuhan. Spt Yg sudah2 Kalau Di tanya pasti jawab Puji Tuhan. Selamat ultah koko @basukibtp Puji Tuhan sll amen ( Phil 4:19) #ahokbirthday #ahokers," tulis Fifi.
Latar belakang dan keluarga
Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok adalah putra pertama dari Alm. Indra Tjahaja Purnama (Tjoeng Kiem Nam) dan Buniarti Ningsing (Boen Nen Tjauw).
Ia lahir di Belitung Timur, Bangka Belitung pada tanggal 29 Juni 1966. Basuki memiliki tiga orang adik, yaitu Basuri Tjahaja Purnama(dokter PNS dan mantan Bupati di Kabupaten Belitung Timur), Fifi Lety (praktisi hukum), Harry Basuki (praktisi dan konsultan bidang pariwisatadan perhotelan). Keluarganya adalah keturunan Tionghoa-Indonesia dari suku Hakka (Kejia).
Masa kecil Basuki lebih banyak dihabiskan di Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, hingga selesai menamatkan pendidikan sekolah menengah tingkat pertama.
Setamat dari sekolah menengah pertama, ia melanjutkan sekolahnya di Jakarta. Di Jakarta, Basuki menimba ilmu di Universitas Trisakti dengan jurusan Teknik Geologi di Fakultas Teknik Mineral.
Selama menempuh pendidikan di Jakarta, Ahok diurus oleh seorang wanita Bugis beragama Islam yang bernama Misribu Andi Baso Amier binti Acca. Setelah lulus dengan gelar Insinyur Geologi, Basuki kembali ke Belitung dan mendirikan CV Panda yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan PT Timah pada tahun 1989.
Basuki menikah dengan Veronica, kelahiran Medan, Sumatera Utara, dan dikaruniai 3 orang putra-putri bernama Nicholas Sean Purnama, Nathania Berniece Zhong, dan Daud Albeenner Purnama.
Basuki menceraikannya pada tahun 2018, ia mendapatkan hak asuh anak kedua dan ketiga.
Nama panggilan "Ahok" berasal dari ayahnya. Mendiang Indra Tjahja Purnama ingin Basuki menjadi seseorang yang sukses dan memberikan panggilan khusus baginya, yakni "Banhok". Kata "Ban" sendiri berarti puluhan ribu, sementara "Hok" memiliki arti belajar.
Bila digabungkan, keduanya bermakna "belajar di segala bidang." Lama kelamaan, panggilan Banhok berubah menjadi Ahok.(bangkapos.com/wikipedia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/basuki-tjahaja-purnama-atau-ahok_20180219_132407.jpg)