Minggu, 19 April 2026

Disebut Durhaka, Ini yang Dilakukan Eza Gionino pada Ibunya, Tapi Tak Bisa Lepas dari Calon Istrinya

Eza, yang didampingi manager dan guru spiritualnya, memberi klarifikasi melalui konferensi pers.

Editor: Alza Munzi
kolase grid.id
Eza Gionino 

Terkait permintaan maafnya melalui konferensi pers, Eza mengatakan awalnya tak ada niatan untuk meramaikan masalah keluarganya seperti ini.

"Di sini kan saya judlnya meminta maaf ya. Tapi sekali lagi ini yang saya ingin sampaikan kepada kakak-kakak dan ibu saya. Di sini saya minta maaf itu lewat media. Nggak enak banget kan," jelas Eza.

"Seperti yang tadi saya bilang, sebenarnya, sejujurnya, niat saya adalah saya nggak mau seramai ini. Saya ingin menyelesaikan masalah keluarga saya sendiri dengan cara saya meminta maaf datang ke rumah tanpa melalui media," lanjut Eza.

Diketahui sebelumnya, ibunda Eza, Ruch Gaya tak merestui hubungan keduanya.

"Mamah tidak tahu kalau Eza sama Echa itu mau menikah. Karena tidak ada persetujuan dari mamah, dunia akhirat saya nggak rida kalau dia menikah sama perempuan itu," kata Ruch dikutip dari acara hiburan Selebrita Pagi, Selasa (10/7/2018)

"Dan mamah tidak ada rasa melamar. Mama tak ada izin," tambahnya.

Lebih lanjut, Ruch menegaskan bahwa dirinya tidak cocok dengan Echa.

Menurutnya Echa membawa dampak tidak baik pada Eza.

Ruch Gaya, Ibunda Eza Gionino (Istimewa)
Selama dengan Echa, menurut Ruch, Eza menjadi jauh dari keluarga.

"Mama kurang cocok dengan pribadinya. Garis besarnya dia cemburu sama mamah ya. Terus dia memonopoli Eza, menjauhkan Eza dari keluarganya. Karena kaya menguasai, kemana Eza pergi, ikut aja," kata Ruch.

Diduga merasa tidak direstui, Eza memutuskan kabur dari rumah.

Ruch bahkan tak memperkenankan Eza untuk melihat jenazahnya jika ia meninggal nanti, begitupun sebaliknya.

"Mama langsung 'mbeledek' hati mama, tapi mama tahan. Biar mama mati kamu jangan lihat jenazah mama. Kamu mati pun aku tidak mau melihat jenazahnya," kata Ruch sambil mengangkat jari telunjuknya.

"Karena terlalu dalam sakit hati mama. Karena mama ditinggalkan waktu itu, nggak ada perikemanusiaan. Nggak ada salah mama," kata Ruch.

Ia pun memberi pesan kepada Eza.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved