Tetangga Buka Suara Mengenai Rumah Pak Eko yang Tertutup Tembok
Eko Purnomo warga Bandung tak bisa masuk rumahnya lantaran akses jalan diblokade tetangga kanan kiri.
BANGKAPOS.COM, BANDUNG - Nama Eko Purnomo (37) warga Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, santer dikabarkan media nasional belakangan ini.
Eko tak bisa masuk ke dalam rumahnya sendiri yang berlokasi di Kelurahan Pasirjati, Ujungberung, Kota Bandung karena tak ada akses jalan menuju rumahnya.
Seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (13/9) untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Camat Ujungberung, Taufik mengadakan musyawarah antar Eko dan pihak yang bersangkutan.
Beberapa opsi muncul dalam musyawarah yang berlangsung kurang lebih dua jam ini, yakni salah satu tetangga bisa membeli rumah Eko.
Baca: Istri Hamil Tua, Ade Sutisna Nekat Bawa Balitanya saat Membegal Para Korban di Jalanan
Atau sebaliknya Eko membeli sebagian tanah di sekitar rumahnya untuk dijadikan akses jalan.
"Intinya pak Eko mau menjual (rumahnya) disarankan ke Pak Yana atau pak Rahmat, kedua ada barangkali akses jalan yang punya ibu Rohanda tadi, mereka akan menggunakan akses itu dipakai jalan, tapi kan ini perlu pendekatan lagi, perlu ada musyawarah secepat mungkin," jelas Taufik usai musyawarah.
Sementara itu, Rahmat, tetangga yang memiliki rumah di sebelah barat rumah Eko, buka suara mengenai perihal ini.
Baca: Usianya Sudah 36 Tahun, Syahrini Tak Ingin Pacaran, Maunya Langsung Dinikahi Aja
Rahmat mengaku jika sebenarnya rumah Eko memiliki sebuah gang.
Namun gang tersebut sekarang sudah dibangun sebuah rumah milik tetangga Eko lainnya.
"Kita bicara bukti bahwa rumah Eko itu ada gang. Eko itu mengklaim yang gang itu. Nah yang gang itu sudah dibangun, sedang tanah kami jauh. Di berita (disebutkan) bahwa kami memblokade padahal gangnya ini ada, tapi bukan yang saya (rumah)," jelas Rahmat.
Rahmat lantas menjelaskan jika tanahnya dibeli dari pemilik sebelumnya bernama Marolok.
Jauh sebelum rumah miliknya dibangun, Rahmat sempat menawari sebagian tanah miliknya untuk dibeli Eko sebagai akses jalan menuju rumahnya.
Tapi Eko menolak karena dirinya tak mempunyai dana yang cukup.
"Jauh sebelum membangun silakan untuk membeli tanah kami satu tumbak ke belakang. Tapi waktu itu pak Eko merasa keberatan, dananya kurang jadi membeli ke belakang yang lebih pendek, asumsi kami ke pak Yana," katanya.
Baca: Mantan Pejabat PSSI Beberkan Gaya Hidup Luis Milla Selama Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Ketika ditanyai siapa pemilik rumah yang menutup gang menuju rumah Eko, Rahmat menyebut rumah tersebut milik tetangga Eko lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/rumah-pak-eko_20180914_073248.jpg)