Pengabdian Masyarakat yang Dilakukan Perguruan Tinggi Harus Meningkatkan IPM
Pengabdian masyarakat itu harus berkesinambungan, melibatkan semua aspek, sehingga nantinya perguruan tinggi yang
“Tema penelitian terkait dengan minat internasional itu contohnya masalah lingkungan, bisanya relative mudah diterima dan masuk pada jurnal internasional.
Begitu pula dengan kekontroversialan bidang ilmu yang diteliti dan ditulis,” tukas Hartoyo.
Ditegaskannya, publikasi berupa artikel ilmiah pada jurnal ilmiah sangat penting bagi kalangan peneliti atau akademisi.
Sebab, sambung Hartoyo, publikasi itu adalah semacam registrasi dan sertifikasi seseorang peneliti atas bidang ilmu yang ditekuninya.
“Hal itu tidak hanya penting bagi perguruan tinggi saja, melainkan juga berguna untuk penelitinya. Saya misalnya, setelah artikel ilmiah saya dipublikasikan, pengelola jurnal tempat karya ilmiah saya dipublikasi, meminta saya menjadi salah satu ‘reviewer’ (pemeriksa) karya ilmiah yang akan dipublikasikan pada jurnal tersebut,” tukas Hartoyo.
Sementara itu Ketua LPPM UBB Fournita Agustina ketika membuka workshop Artikel Ilmiah dan Metodologi Penelitian menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Mobilisasi Dosen Pakar Ahli (PMDPA).
“Proposal yang masuk sudah di ‘approved’ (disetujui-red). Dari 40 proposal yang masuk, sebanyak 33 sudah dikirim (ke Menristekdikti, red). Dari 33 proposal itu mudah-mudahan sebagian besar mendapat dana penelitian karena bersaing dengan proposal lainnya,” ujar Fournita.
Workshop Artikel Ilmiah dan Metodologi Penelitian berakhir Jumat tengah hari, setelah Wakil Rektor I Dr Ir Ismet Inonu MSi menutup resmi acara ini.
Usai acara, semua peserta workshop mendapat cinderamata gelas besar (muk) dan tas ‘cantik’ dari LPPM UBB (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/foto-bersama_20181014_190108.jpg)