Selasa, 5 Mei 2026

Ini 'Kerusakan Abadi' yang Biasanya Dialami Mantan Bintang Film Panas

Khusus mengenai kehidupan mereka setelah "pensiun", sebenarnya ada masalah serius yang kerap dihadapi

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

Karena dia sering mengulang pengalaman seksual yang tidak autentik, dia mulai menenangkan dirinya.

Seorang (mantan) bintang porno hampir tidak mampu mengalami hubungan yang otentik dan intim; ia mendasarkan harga dirinya pada seks.

Apalagi, hampir tidak pernah ada yang namanya serikat buruh khusus para pekerja di bidang pornografi.

Padahal, serikat buruh melindungi pekerja yang mungkin tidak dapat melindungi dirinya sendiri.

Karena para pemain tidak memiliki karier yang berumur panjang sehingga sulit untuk berserikat, akhirnya para pembuat undang-undang dan inisiatif pemungutan suaralah yang menciptakan beragam aturan (termasuk perlindungan).

Nyaris tanpa melibatkan para pelaku industri tersebut.

Mengapa karier pemain begitu singkat? Menurut pengalaman saya, itu karena pornografi menyentuh sisi psikologis pelaku yang kemudian menjadi korbannya.

Di satu titik, mereka pasti akan lelah merasa seperti pelacur.

Seorang pensiunan sering menahan diri dari berbicara menentang pornografi karena mengakui partisipasinya mengancam reputasi barunya dan kesejahteraan emosionalnya.

Beberapa, termasuk saya sendiri, mengalami gejala yang mirip dengan gangguan stres pasca-trauma.

Yang lain bersikeras bahwa mereka baik-baik saja. Banyak yang akan terus melakukannya.

Hal tersebut akan terus terjadi kecuali budaya kita dapat memisahkan seks dan keintiman, dan pemain memiliki perlindungan serikat pekerja.

Jika tidak, tampil dalam film porno akan terus berbahaya.(intisari-online/ade sulaeman)

Sumber: Intisari
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved