Buah Anggur Berformalin Beredar di Bangka Tengah, Ini Dampak Buruk Formalin Bagi Kesehatan
Pasalnya, banyak masyarakat yang berhenti dan membeli buah tersebut untuk dibawakan untuk keluarganya.
BANGKAPOS.COM - Belum lama ini sebuah surat yang berisikan rekapitulasi hasil uji formalin sampel pangan milik Dinas Pangan
Bangka Tengah yang berisikan adanya kandungan formalin dalam beberapa buah impor yang dijual di sekitaran wilayah Bangka
Tengah positif mengandung formalin.
Setelah beredarnya keberadaan buah yang dijajakan disepanjang jalan Desa Arung Dalam dan Desa Jeruk tersebut pun
meresahkan masyarakat.
Pasalnya, banyak masyarakat yang berhenti dan membeli buah tersebut untuk dibawakan untuk keluarganya.
Bagi sebagian orang, melihat buah-buahan segar yang dijual dengan harga terjangkau dapat menjadi magnet sendiri.
Namun, hal tersebut patut dicurigai.
Meskipun target penjualan dari pemasok buah adalah orang-orang awam yang tinggal di pedesaan, sebagai masyarakat, kita
wajib waspada.
Mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung formalin pastinya akan membawa dampak yang buruk bagi kondisi kesehatan
tubuh kita.
Baca: Hadiri Ultah Anak, Ini yang Bikin Maia Estianty Menangis Saat Datang ke Rumah Ahmad Dhani
Sebagaimana kita ketahui sebelumnya, formalin biasanya digunakan untuk mengawetkan mayat agar tidak mudah hancur.
Selain itu, Formalin juga digunakan pada perabotan rumah tangga berbahan kayu, seperti lemari, tempat tidur atau dinding
rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/penertiban-penjualan-buah-anggur_20181108_170344.jpg)