Selasa, 7 April 2026

Buah Anggur Berformalin Beredar di Bangka Tengah, Ini Dampak Buruk Formalin Bagi Kesehatan

Pasalnya, banyak masyarakat yang berhenti dan membeli buah tersebut untuk dibawakan untuk keluarganya.

Editor: Alza Munzi
Bangka Pos / Nurhayati
Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman bersama Tim Satpol PP Kabupaten Bangka menunjukan hasil tes kit saat menertibkan para pedagang buah anggur, Kamis (8/11/2018) di Jalan Selindung Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM - Belum lama ini sebuah surat yang berisikan rekapitulasi hasil uji formalin sampel pangan milik Dinas Pangan

Bangka Tengah yang berisikan adanya kandungan formalin dalam beberapa buah impor yang dijual di sekitaran wilayah Bangka

Tengah positif mengandung formalin.

Setelah beredarnya keberadaan buah yang dijajakan disepanjang jalan Desa Arung Dalam dan Desa Jeruk tersebut pun

meresahkan masyarakat.

Pasalnya, banyak masyarakat yang berhenti dan membeli buah tersebut untuk dibawakan untuk keluarganya.

Bagi sebagian orang, melihat buah-buahan segar yang dijual dengan harga terjangkau dapat menjadi magnet sendiri.

Namun, hal tersebut patut dicurigai.

Meskipun target penjualan dari pemasok buah adalah orang-orang awam yang tinggal di pedesaan, sebagai masyarakat, kita

wajib waspada.

Mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung formalin pastinya akan membawa dampak yang buruk bagi kondisi kesehatan

tubuh kita.

Baca: Hadiri Ultah Anak, Ini yang Bikin Maia Estianty Menangis Saat Datang ke Rumah Ahmad Dhani

Sebagaimana kita ketahui sebelumnya, formalin biasanya digunakan untuk mengawetkan mayat agar tidak mudah hancur.

Selain itu, Formalin juga digunakan pada perabotan rumah tangga berbahan kayu, seperti lemari, tempat tidur atau dinding

rumah.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved