Ditantang La Nyalla, Prabowo Akui Dirinya Tak Pantas Jadi Imam Shalat
Prabowo Subianto mengatakaan dalam hal shalat lebih baik mengikuti orang yang ilmu agamanya lebih tinggi darinya.
Dalam Konferensi Nasional Partai Gerindra 2018 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Prabowo menjawab tudingan itu.
Jokowi Jadi Imam Shalat
Para korban gempa di Lombok, NTB mendapat kunjungan dari Presiden RI, Jokowi.
Jokowi tiba di Lombok, NTB pada Senin (13/8/2018) dengan didampingi oleh Gubernur NTB, M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB).
Selama di sana, TGB terus mengawal Jokowi menemui para pengungsi korban gempa Lombok.
Bahkan di satu kesempatan, TGB membonceng Jokowi menggunakan motor trail.
Baca: Ahok Hanya Mau Bergabung ke PDIP, Sosok Ini Bocorkan Posisi yang Diinginkannya
Selama hampir seharian, Jokowi dan TGB melakukan kunjungan ke beberapa titik lokasi pengungsian di Lombok.
Saat memasuki waktu petang, TGB dan Jokowi menyempatkan untuk Sholat Maghrib terlebih dahulu.
Jokowi tak sungkan untuk menjalani sholat Maghrib di musholla darurat.
Tempat wudhunya pun dibuat darurat dengan air yang ditampung di drum besar.
Peristiwa itu pun diabadikan dan diunggah di akun Instagram TGB.
Mereka kompak berwudhu saling berhadapan.
Dalam keterangan yang ditulis TGB, air di musholla darurat tersebut juga minim dan kondisi mushollanya tidak layak.
Namun Jokowi bersikeras ingin sholat di sana.
"Di tengah jalan, mampir ke tempat pengungsi di tengah lapangan. Datanglah waktu maghrib, Beliau ajak kami shalat. Ajudan ingatkan, musholla tidak layak dan air minim untuk wudhu, Beliau tetap berkeras. Jadilah, kami shalat disitu. . ."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/prabowo-subianto-pidato.jpg)