Selasa, 19 Mei 2026

Ditantang La Nyalla, Prabowo Akui Dirinya Tak Pantas Jadi Imam Shalat

Prabowo Subianto mengatakaan dalam hal shalat lebih baik mengikuti orang yang ilmu agamanya lebih tinggi darinya.

Tayang:
Editor: fitriadi
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Calon Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan usai menyaksikan pengukuhan Relawan Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP) Kaltim di Balikpapan Sport and Convention Center (DOME), Minggu (25/11/2018). Prabowo Subianto beserta rombongan menyapa dan memberikan arahan kepada ribuan pendukungnya di Kaltim terkait Pilpres 2019. 

Awalnya, Jokowi mempersilahkan TGB untuk menjadi imam Sholat Magrib.

Namun TGB menghormati Jokowi dan mempersilahkannya untuk menjadi Imam Sholat Maghrib.

"Tiga kali kali Pak Jokowi mempersilahkan saya jadi imam, "Ayo, Tuan Guru". Saya minta Beliau yang jadi imam. Menghormati tamu. Sekaligus ingin tahu bacaan shalat sehari-hari Beliau."

Baca: Fakta Terbaru Kasus KKB Papua: Propaganda Egianus Cs Hingga Wiranto Sebut KKB Kelompok Tersesat

TGB juga membeberkan surat pendek yang dibaca Jokowi saat menjadi imam Sholat Maghrib.

"Ternyata bacaan Beliau sangat terang. Rakaat pertama membaca Surah Al-Humazah dan rakaat kedua membaca Surah Quraish.

Presiden Joko Widodo menjadi imam shalat saat kunjungan ke Afghanistan, Senin (29/1/2018).
Presiden Joko Widodo menjadi imam shalat saat kunjungan ke Afghanistan, Senin (29/1/2018). (Biro Pers Setpres)


Habis shalat, zikir ditutup doa Beliau: Allohumma innaka 'afuwwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu 'anna. Lalu doa Ashabul Kahfi, "Rabbana aatinaa min ladunka.." dan ditutup dengan doa sapujagat. Terakhir mushafahah dengan jamaah.

Terima kasih Bapak Presiden. Maghrib yang berkesan. Lombok 13 Agustus 2018.

Sebelum salat, Jokowi dijadwalkan untuk mendengar paparan di Posko utama di Tanjung.

Naru 5 menit berlangsung, Jokowi ingin menemui langsung warga.

"Shalat maghrib di mushola darurat ini tidak direncanakan. Mulanya, di jadwal Beliau (Presiden @jokowi) mendengar paparan di posko utama di Tanjung."

Baca: Video Viral Warga Bawa Jenazah ke RS Setelah Dengar Suara Teriakan dari Dalam Peti Mati

Presiden Jokowi menjadi imam salat magrib di pos polisi Tol Jagorawi.
Presiden Jokowi menjadi imam salat magrib di pos polisi Tol Jagorawi. (Instagram)

"Paparan baru berlangsung 5 menit, tiba-tiba Beliau gelisah, tengok saya lalu bilang, "Kita jenguk masyarakat saja, Tuan Guru".

Saya tanya, Pak Presiden mau jenguk di lokasi mana? Beliau jawab, terserah Tuan Guru. Lantas semua kalang kabut. Naik mobil, lalu turun di salah satu lokasi dekat pinggir selokan.

Bapak Presiden kemudian bincang-bincang dengan masyarakat yang ada, mendadak berkerumun mengelilingi Beliau, tanya ini-itu terkait kondisi terakhir sambil bagi-bagi kerudung, buku dan sembako. Setelah itu kembali ke tenda karena sudah menjelang malam. . ." jelas TGB.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Prabowo Tahu Diri, Akui Tak Pantas Jadi Imam Shalat, Tak Seperti Jokowi yang Sering Jadi Imam Shalat


 
 
Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved