Inilah Kekuatan Ali Kalora Cs, Hingga Raidar atau Kopassus Disebut-sebut Diperlukan Untuk Memburunya

Ini Kekuatan Ali Kalora Cs, Hingga Kopassus Atau Raider Disebut-sebut Diperlukan Untuk Memburunya

Inilah Kekuatan Ali Kalora Cs, Hingga Raidar atau Kopassus Disebut-sebut Diperlukan Untuk Memburunya
Ali Kalora/Kini.co.id
ALI KALORA yang diduga sebagai penerus Santoso 

Harits melanjutkan, Ali Kalora cs memang sudah lama bergerilya di pegunungan Poso.

Mereka pun hampir pasti menguasai medan di sana.

Baca: Suami Berguru ke Dimas Kanjeng, Istri Kepala Desa Ini Kesepian Hingga Berselingkuh, Ini Pengakuannya

Namun, melihat pola serangan Ali Kalora yang hit and run, dapat dipastikan ketersediaan amunisi mereka tidak terlalu banyak.

Harits mengatakan, ini dapat menjadi celah bagi aparat keamanan untuk terus memukul mundur dan memaksa mereka menyerah.

Apalagi, jika keputusan menurunkan pasukan elite TNI Angkatan Darat (AD) tersebut ditambah dengan memutus suplai logistik ke kelompok mereka dari para simpatisan, Harits yakin eksistensi Ali Kalora cs akan terhenti.

"Ketahanan eksistensi mereka sangat bergantung kepada suplai logistik. Suplai ini bisa saja didapat dari simpatisan atau jejaring mereka di bawah," ujar Harits.

TNI-Polri juga dinilai jauh lebih unggul dari sisi jumlah personel, logistik, alat utama sistem persenjataan (alutsista), dan pengetahuan di bidang strategi tempur, terutama pertempuran teknik gerilya di hutan.

"Jadi, memang ini memerlukan keputusan politik yang tegas, agar tidak berlarut-larut dan Operasi Tinombala juga tidak berlangsung berjilid-jilid. Ingat, operasi militer terlalu lama itu juga dapat kontra produktif terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan psikologi masyarakat," lanjut dia.

Baca: Cewek Asal Aceh Ini Bak Boneka, Kini Jadi Selebgram & Banjir Endorse, Intip Fotonya di Sini

Diketahui, Satgas Tinombala Polda Sulawesi Tengah mengejar 10 anggota MIT di pegunungan Poso.

Jumlah ini bertambah 3 orang dari yang sebelumnya hanya 7 orang.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved