Mengintip Pendidikan Marinir Indonesia, Alarm Bangun Tidurnya Ledakan Granat

Selama tiga bulan penuh siswa akan digembleng layaknya dalam suasana perang sungguhan

Mengintip Pendidikan Marinir Indonesia, Alarm Bangun Tidurnya Ledakan Granat
Tribunnews.com
Korps Marinir TNI Angkatan Laut 

BANGKAPOS.COM--Menjadi prajurit TNI bagi insan Indonesia adalah kebanggaan tersendiri.

Namun perlu kerja keras amat ekstra agar seorang warga sipil pantas mengenakan baret dan seragam doreng TNI.

Bagi yang lemah mental, lebih baik mundur sebelum berniat mendaftar menjadi hulu balang republik.

Dikutip dari Intisari, Rabu (30/1) salah satu Komando Utama (Kotama) TNI ialah Marinir.

Marinir
Marinir (Via grid.id)

Marinir berada dalam struktur TNI AL dengan slogan "Jalesu Bhumyamca Jayamahe" yang artinya "Di Laut dan Darat Kita Jaya."

Untuk menjadi seorang prajurit Marinir maka calon harus mendaftar jika ada pembukaan penerimaan anggota TNI AL baik dari jalur Tamtama, Bintara, AAL maupun Perwira Karier.

Jika dinyatakan lolos maka siswa akan mendapat pendidikan dasar militer terlebih dahulu di Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI Angkatan Laut (Kobangdikal).

Usai di Kobangdikal, siswa akan melanjutkan pendidikan kejuruan di Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) Gunungsari, Dukuh Pakis, Surabaya.

Di sini latihan keras sudah menunggu para calon prajurit Marinir.

Selama tiga bulan penuh siswa akan digembleng layaknya dalam suasana perang sungguhan.

Halaman
123
Editor: tidakada016
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved