Ini 5 Aspek Penting dalam Mendesain Tangga yang Aman untuk Anak
Saat ingin meningkat rumah, tangga menjadi salah satu elemen vital yang wajib diperhatikan.
BANGKAPOS.COM - Saat ingin meningkat rumah, tangga menjadi salah satu elemen vital yang wajib diperhatikan.
Salah dalam mendesain tangga akan berakibat fatal pada kesehatan si pengguna, misalnya cepat merasa lelah atau tergelincir ketika menaiki tangga.
Yang lebih berbahaya, bila kamu memiliki buah hati yang mulai beranjak besar.
Rasa ingin tahu yang tinggi membuat mereka ingin mencoba berbagai hal, salah satunya menaiki tangga sendiri.
Saat tangga tak memiliki desain yang mumpuni, maka si kecil akan rentan terjatuh dan tergelincir dari tangga.
Desain tangga yang ideal tak hanya mementingkan aspek estetika, tetapi juga fungsi bangunan dan si pengguna tangga.
Namun, ketika ingin membuat desain tangga yang aman untuk si kecil maka dua aspek tersebut tidaklah cukup.
Setidaknya ada 5 aspek yang harus diperhatikan saat ingin merancang tangga pada rumah tinggal yang memiliki anak kecil di dalamnya.
1. Perhatikan Ukuran
Dalam merancang tangga, maka kamu harus mengenal istilah optrade (tinggi tanjakan anak tangga) dan aantrade (lebar injakan anak tangga).

Untuk mencapai tingkat kenyamanan yang ideal, ukuran lebar anak tangga pada rumah tinggal 20–33cm, sementara tinggi anak tangga antara 15–18cm.
Banyak orang menggunakan ukuran 20cm sebagai tinggi tangga karena disamakan dengan ukuran keramik.
Walaupun tangga masih nyaman untuk dinaiki, ukuran tersebut membuat pengguna merasa cepat setelah menaiki banyak anak tangga.
Ukuran tangga yang disarankan adalah panjang 90cm, lebar 25—30cm, dan tinggi 15—18cm, dengan jumlah anak tangga adalah 15—20 buah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/perhatikan-desain-tangga-yang-aman-bagi-si-kecil.jpg)