Ini 5 Aspek Penting dalam Mendesain Tangga yang Aman untuk Anak
Saat ingin meningkat rumah, tangga menjadi salah satu elemen vital yang wajib diperhatikan.
Namun, untuk memberi keamanan ekstra untuk si kecil, kamu bisa memberi jarak antarbaluster 8—12cm.
Jangan lupa untuk menambahkan pagar pengaman di penghujung tangga, agar si kecil tidak bisa mengakses tangga dengan mudah.
4. Bordes sebagai Pengaman
Salah satu syarat tangga yang aman untuk si kecil adalah menghadirkan bordes (area istirahat di tangga).
Hadirkan bordes di tiap 10—12 anak tangga (ketinggian 1,5—2m).

Selain berfungsi sebagai area beristirahat, bordes juga mencegah seseorang tak langsung terjatuh ke lantai dasar, melainkan ke bordes terlebih dahulu.
5. Pilih yang Anti-Slip
Material merupakan aspek utama yang harus diperhatikan saat mendesain tangga.
Terlebih, bila tangga dirancang untuk pasangan yang memiliki anak kecil.
Anak tangga sebaiknya dibuat dari material yang tidak licin, seperti parket kayu, vinyl bertekstur, dan keramik non-glossy, hindari bahan seperti marmer atau kayu dengan finishing yang terlalu tebal.
Selain itu, pilihlah finishing lantai yang anti-slip untuk mencegah si kecil dari risiko tergelincir.
Bila sudah terlanjur menggunakan material yang licin, berikan step nosing pada tangga.
Step nosing ini dapat berupa bilah keramik yang sudah dibuat garis-garis di ujungnya atau berupa stiker yang langsung ditempel.
Hindari penggunaan material bertekstur tajam pada area railing tangga. (*)
http://idea.grid.id/read/091634744/catat-ini-5-aspek-penting-dalam-mendesain-tangga-yang-aman-untuk-anak?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/perhatikan-desain-tangga-yang-aman-bagi-si-kecil.jpg)