Jumat, 24 April 2026

Pengakuan Prof Winda & Penjelasan Dekan FMIPA Prof Benny Soal Pernikahan dengan VL

Biasanya juga Benny memberi les di rumah mereka. Namun untuk anak les yang satunya ini, belajar di rumah yakni rumahnya perempuan VL.

Editor: khamelia
Facebook Prof Winda, Prof Benny, VL
Prof Winda, Prof Benny, VL 

Tahun 2016, Benny menggugat Winda dengan alasan cek cok yang sudah berlangsung sejak 2006.

Winda merasa itu sangat mengada-ngada. Anak kedua mereka lahir tahun 2011, kalau memang cek cok, Winda lalu mempertanyakan itu anak siapa ?

"Dalam balasan saya waktu itu, Benny ingin cerai karena ada orang ketiga. Dalam fakta persidangan juga saya memperlihatkan foto selingkuhannya yang jadi istrinya sekarang. Tapi hakim tak mengindahkannya," katanya.

Di Pengadilan Negeri Manado, hakim mengabulkan gugatan cerai Benny. Winda lalu banding sampai ke Pengadilan Tinggi, banding Winda juga kalah. Winda berjuang hingga Kasasi, juga kalah.

Ia coba mempertahannya rumah tangganya, dari 2016 hingga 2018.

"Ketika putusan kasasi keluar, ada waktu 180 hari untuk mengajukan peninjauan kembali. Saya baru mau ajukan PK, lima hari setelah kasasi keluarga, sudah ada akta perceraian. Nah itu kan melanggar hukum," katanya.

Prof Winda bertanya-tanya, kenapa pengadilan mengabulkan permintaan cerai mantan suaminya itu. Padahal dari awal proses hukum sudah cacat hukum.

Dalam sikapnya ini, Winda juga berjuang agar hal ini tak terjadi pada orang lain. Dari kasusnya ini Winda menuntut keadilan.

Berawal Dari Les Matematika untuk Anak VL

Prof Winda,  VL, Prof Benny
Prof Winda, VL, Prof Benny (Facebook Prof Winda, VL, Prof Benny)

Prof Winda, mengaku telah mencium gelagat perselingkuhan mantan suaminya, Prof Benny sejak 2014 lalu.

Berawal ketika Benny memberikan les matematika untuk anak perempuan VL.

Biasanya Benny hanya memberi les untuk anak-anak sekolah dasar. Namun, waktu itu Benny memberi les pada siswa Sekolah Menengah Atas.

Biasanya juga Benny memberi les di rumah mereka. Namun untuk anak les yang satunya ini, belajar di rumah yakni rumahnya perempuan VL.

Awalnya seminggu tiga kali, lama kelamaan sudah seminggu enam kali.

"Kasi les dari pukul 6 sore hingga setengah sepuluh malam. Kadang saya yang jemput dia di sana," kenangnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved